Cast :
Han Yira (OC)
Kim Taehyung
Other cast :
Daehyun B.A.P
All member bts
Genre :
Angst,Marriage,Sad Romance
Author :
YeppoAlien
Taehyung berjalan oleng
sesampainya ditempat daehyun “hyung…!”panggilnya dengan suara serak menahan
sakit tangannya terus memegang kepalanya yang kesakitan…”taehyung ah…!!”
daehyun langsung menghampiri taehyung yang sebentar lagi akan ambruk ke tanah
dan langsung menahannya “hyung..!”panggil taehyung sebelum menutup matanya ,
taehyung pingsan.
“nghhh yira… han
yira…”panggil taehyung masih dengan mata terpejam daehyung yang menyadari itu
langsung menghampiri taehyung “han yira,,, hiks hiks” kini taehyung mulai
menangis daehyung menatap iba taehyung, daehyun segera mengambil peralatan
medisnya “taehyung ah..!” daehyun terkejut saat melihat darah keluar dari
hidung taehyung… dia segera mengambil kapas dan membersihkannya. “hyung…aku
aku..”taehyung berbicara terbata bata.. “aku akan mati hyung..” lanjut taehyung
“yak bodoh.. jangan bilang begitu!!” jawab daehyun marah sambil terus menutup
hidung taehyung dengan kapas karena darah yang terus keluar..
“taehyung ah.. kita ke
rumah sakit sekarang kita lihat perkembangan kanker di otakmu..” daehyung
langsung membantu taehyung berdiri dan berjalan menuju mobilnya,taehyung hanya
pasrah dengan apa yang dilakukan daehyung sekarang , dirinya sudah merasa
sangat lemas sekarang
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Other side
Yira menunggu gelisah
taehyung di apartementnya,pulang sekolah dia langsung ke apartementnya setelah
jimin dan jungkook memberitahunya bahwa taehyung pulang lebih awal dan mereka
melihat taehyung sedikit pucat tadi,namun yira tak mendapati taehyung di
apartement dia takut terjadi apa-apa dengan taehyung apalagi taehyung yang baru
sembuh.
Otaknya kembali
berputar mengingat kejadian kemarin.. dirinya mendapati rambut taehyung yang
rontok.. dirinya menebak nebak apa yang terjadi pada tehyung namun ia segera
menepis dugaanya membuang jauh jauh apa yang difikirannya dia yakin taehyung
baik baik saja.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“Taehyung ah.. kau
harus segera di operasi..”kata daehyun hati-hati “kenapa harus di operasi..
bukankah sama saja di operasi atau tidak aku akan tetap mati” kata taehyung
memalingkan wajahnya tidak ingin daehyun melihat kerapuhannya “namun jika
operasi ini berhasil kau bisa bertahan lebih lama!!!” kata daehyun sedikit
marah.. “JIKA TIDAK??? AKU AKAN MATI KAN??? IYA KAN SAAT ITU
JUGA!!!!!!! JIKA KAU TIDAK BERHASIL MELUMPUHKAN KANKER TERSEBUT AKU AKAN
MATI!!!!!” teriak taehyung sambil menangis “Percayalah taehyung kau akan
sembuh…!! Kau masih ingin bersama yira lebih lama kan?? Yakinlah operasi ini
akan berhasil,, jika kau tidak ingin di operasi kau bisa mati besok atau lusa..!!!
fikirkan baik baik taehyung ah..”daehyung pergi meninggalkan taehyung,taehyung
terdiam otaknya merekam sosok yira gadis yang dicintainya saat ini.. hatinya
sangat bingung apa yang harus dia lakukan sekarang, kata-kata dokter teman
daehyun hyung terus terngiang ditelingaku “hyun.. dia harus segera di operasi
jika tidak dia bisa mati besok atau lusa kankernya sudah mulai menyerang bagian
inti otaknya , kita bisa melumpuhkan kanker tersebut namun aku tidak tau ini
akan berhasil atau tidak.. jika berhasil ia bisa bertahan lebih lama dan ada
kemungkinan untuk sembuh namun jika proses pelumpuhan tidak berhasil kanker
tersebut akan 2 kali lipat lebih ganas dan akan balik menyerang otaknya,dia
bisa mati saat itu juga”. Kata kata itu terus terngiang di telinga taehyung.
================================================================
Taehyung oppa
sebenarnya kau kemana??? Aku semakin tak karuan ini sudah malam…tapi dia belum
juga datang segala fikiran negative terus masuk ke otakku namun aku segera
menepisnya.
“ceklek..” antara
bahagia dan khawatir mendengar pintu apartement terbuka aku yakin itu pasti
taehyung oppa dan ternyata dugaanku benar itu taehyung oppa namun kenapa
penampilannya sangat acak acakan mukanya juga sangat pucat namun aku tidak
mencium bau alcohol , aku langsung memeluknya “oppa kau kemana saja aku
mengkhawatirkanmu..” kataku dia hanya diam tak menjawab “lepaskan..”katanya
dingin … sikap itu…jangan aku mohon jangan kembali seperti dulu. batinku “oppa
kau baik baik saja..?? wajahmu pucat..” tanyaku khawatir menyentuh wajahnya
namun tanganku langsung ditepis kasar olehnya “Jangan coba coba menyentuhku
wanita sialan!!!!!” katanya marah… air mataku jatuh saat dia kembali bersikap
seperti itu padaku hatiku sesak. “oppa wae?? Kenapa kau..?”tanyaku menggantung
“ahhh aku lupa menjelaskannya padamu.. ingat kemarin aku hanya mempermainkanmu
saja,, harusnya kau sadar hal itu.. tapi ternyata aku salah kau terlalu bodoh
untuk aku permainkan,, hahaha kau mudah sekali dipermainkan wajar saja,jimin
ingin sekali mendurimu sekali aku membencimu aku tetap memebencimu DASAR WANITA
BODOH!!!!!”
“PLAKKK!!!!” aku
menamparnya ,, ya aku menamparnya tanganku bergetar hebat setelah menamparnya,,
“kau baru tau kalau aku BODOH KIM TAEHYUNG?? Kau baru tau hah?? Hahaha seharusya
kau ini tau dari awal bahwa sebenarnya aku ini memang wanita bodoh yang
menngenaskan!!! Kau tau kebodohanku apa?? Kebodohanku dan kesalahanku yang
terbesar adalah MENCINTAIMU!!!! AKU INI BODOH!! AKU MENCINTAI SESEORANG YANG
JELAS JELAS MEMBENCIKU !! kau benar seharusnya kemarin aku sadar kau hanya
mempermainkanku mana mungkin kau dengan mudah berubah drastis seperti kemarin.
Hahah aku ini benar benar bodoh dan menyedihkan,, aku menyerah.. aku tau aku
ingkar janji kepada almarhum ibumu.. aku minta maaf., maaf juga jika selama ini
aku menjadi pengganggu dalam hidupmu..!! aku akan pergi dari kehidupanmu mulai
sekarang..terima kasih sudah menyadarkan aku,sekarang aku sadar aku hanya
seorangan WANITA BODOH UNTUKMU.!”
aku segera pergi
meninggalkannya aku tidak kuat melihatnya lama-lama, aku segera pergi
meninggalkan apartement ini, aku mengambil semua baju bajuku dilemari dan
segera pergi meninggalkannya dia hanya menatap datar kepergianku, kim taehyung
kau laki-laki jahat batinku. Aku terus menangis sepanjang jalan persetan dengan
orang orang yang menganggap aku gila menangis keras dijalanan ramai seperti ini,aku
sudah tidak bisa lagi menahan semuanya,setelah meluapkan semua kepadanya bukan
kelegaan yang aku dapat namun hatiku semakin sesak, malah sekarang bekali lipat
sesak,perih dan sakit menjadi satu.entahlah sekarang aku harus pergi kemana.aku
tidak punya lagi tempat tinggal selain apartement itu.
====================================================================
Beberapa menit setelah
kepergian yira, taehyung pun langsung melempar benda apapun yang didekatnya,
hatinya hancur melihat yira pergi dan membencinya padahal ini adalah hal yang
ditunggu taehyung namun taehyung salah besar dia merasakan sakit yang teramat
sangat melihat wanita yang dicintainya pergi. Kata-kata yira terus terngiang
ditelinga taehyung dia meraba pipinya yang ditampar oleh yira “harusnya kau
jangan menamparku saja,, harusnya kau juga membunuhku han yira.. !!! aku tak
pantas hidup..!!!!!! arghhh.. aku lebih baik mati…..!!!! han yira mianhae….
Hiks hiks” taehyung memecahkan vas bunga yang digenggamnya sehingga darah segar
keluar dari tangan taehyung kini lengkap sudah keperihan yang diderita oleh kim
taehyung.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“ada apa dengan
tanganmu taehyung??”Tanya daehyun melihat tangan taehyung yang diperban sambil
melepaskan sarung tangan karetnya, taehyung hanya diam, tak lama dia menangis….
“hey.. sebenarnya ada apa denganmu??”Tanya daehyung bingung “aku ingin sembuh
hyung..!! operasi aku sekarang.. sembuhkan aku.. jebal…!!” taehyung berlutut
dikaki daehyun, membuat daehyun kebingungan “hyung… sembuhkan aku…”kini
tangisan taehyung semakin menjadi , daehyun bisa melihat taehyung kini sedang
dalam masalah yang serius dia bisa melihat dari penampilannya yang menyedihkan
dia sedang tertekan saat ini, daehyung segera menenangkan taehyung dan
mendudukannya di sofa “sebenarnya apa yang terjadi??” taehyung mencurahkan apa
yang terjadi padanya selama ini dan segala kesedihan juga kebingungannya.,
daehyun yang mendengarnya hanya bisa
menatap taehyung kasihan. Ingin sekali dia membantu taehyung yang sudah ia
anggap sebagai adiknya sendiri namun apa yang bisa dia perbuat.
“hyung.. aku ingin di
operasi..”kata taehyung lemah.. kini tenaganya sudah sangat lemah
“kau yakin?”Tanya
daehyun.
“hmm operasi aku aku
akan menerima apapun hasilnya namun aku mohon rahasiakan ini jangan beritahu
siapapun arra??” pinta taehyung
“ttapi.. bagaimana
dengan yira?” Tanya daehyun “kumohon hyung tolong jangan beritahu siapapun
apalagi yira.. aku mohon..” pinta taehyung menangis “baiklah.. lusa kau akan
mulai di operasi.. kau siap?” Tanya daehyun taehyung hanya mengangguk “besok
kita akan mulai mempersiapkan semuanya, jadi mulai besok kau sudah mulai
dirawat inap,” taehyung hanya mengangguk pasrah , dia sudah mulai pasrah apa
yang akan terjadi padanya nanti akan kah ia tetap hidup atau mati.
==========================================================
Pagi ini terasa sangat
menyedihkan untukku, kejadian semalam masih terus terekam di otakku mataku
sudah sangat bengkak karena terus menangis, aku melihat bayangan diriku yang
menyedihkan dikaca kamar mandi “haha dasar han yira wanita bodoh” kataku
menghina pada diriku sendiri, ya aku memutuskan untuk menyewa sebuah rumah kecil
untuk tempatku tinggal.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“kenapa matamu bengkak
begitu?? Kau habis disengat lebah??”Tanya yoojin, aku hanya diam dan melamun
entah kenapa aku terus teringat kejadian semalam yang sangat aku sesalkan
kenapa aku harus menamparnya hatiku rasanya sangat sakit jika teringat saat aku
menamparnya. “heyy,, kau malah melamun.. kajja lebih baik kita ke kantin !”
“yoojin menarikku menuju kantin aku hanya menurut dan mengikuti perintahnya ,
aku dan yoojin memilih duduk di bangku paling pojok yang merupakan bangku
paling strategis kita bisa melihat semuanya dari sini
“kau mau pesan
apa?”Tanya yoojin “terserah samakan saja denganmu!” kataku malas, tiba tiba
mataku menangkap segerombolan laki laki yang sudah tidak asing bagiku mereka
duduk tepat di didepan bangkuku dan yoojin, ya mereka teman teman taehyung oppa
namun aku tidak melihatnya diantara
mereka aku mencoba untuk tidak mengkhawatirkannya namun tiba-tiba jimin menghampiriku
“yira ah.. kau tau taehyung kemana?” Tanya jimin padaku “eoh?? Tidak sunbae..
memangnya dia kenapa?? Tanyaku bingung” “eyy kau kan. Yang..” katanya
menggantung “kau kan tinggal bersamanya masa kau tidak tau taehyung kemana?”bisiknya
padaku “dia tidak bisa dihubungi sejak kemarin..!” lanjutnya lagi ini semakin
membuatku khawatir aku mencoba untuk tidak mengkhawatirkannya namun ini sia-sia
aku tidak bisa untuk berhenti mengkhawatirkannya “heyy kenapa kau melamun??”
jimin menyadarkanku “aku sudah tidak tinggal bersama dengannya lagi sejak
kemarin oppa” kataku mantap yoojin membulatkan matanya mendengar perkataanku,
ia menatapku seakan minta penjelasan “heyy kau mau mebocorkannya” bisik jimin
padaku aku hanya dia tak menjawab “baiklah kalau begitu,,kalau kau punya kabar
tentangnya beritahu kami..” katanya sambil pergi meninggalkan ku dan yoojin aku
hanya diam menatap lurus fikiranku terus menerawang apa yang terjadi pada kim
taehyung.
==================================================================
“taehyung…” panggil
taehyung yang terus melamun kini taehyung sudah berada dirumah sakit lengkap
dengan pakaian bedah yang sudah dari tadi dipakainya “kau yakin?? Tidak ingin
memberitahu siapapun?”lanjut daehyun , taehyung hanya diam tak menjawab “kau
bilang kau akan mencukurku?’ taehyung mengalihkan pembicaraan daehyun terlihat
kecewa “baiklah tidak apa-apa kalau kau kehilangan rambutmu?” “itu kan bagian
dari syarat di operasi?? Kenapa aku harus menolak??” “baiklah..” daehyun mulai
mencukur rambut taehyung.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Other side
Jungkook terlihat
bersama kakak perempuannya di rumah sakit, ya dia mengantar kakaknya untuk
memeriksa kandungannya karena suaminya sedang berada diluar kota, dia memilih
untuk berkeliling rumah sakit sambil menunggu kakaknya selesai diperiksa,
tiba-tiba matanya menangkap sosok yang dikenalnya tengah duduk di kursi roda
yang sedang di dorong oleh seorang dokter ia memilih mengikuti mereka berdua
diam-diam sampai mereka masuk kedalam sebuah ruangan jungkook menghafal nama
ruangan tersebut, lalu segera pergi dengan hati-hati.
Sebuah pertanyaan besar
bagi jungkook ada apa dengan taehyung hyung?? Kenapa dia mencukur rambutnya
sampai botak?? Hatinya benar benar berkecamuk saat ini banyak pertanyaan dia
memilih langsung pergi ke tempat dimana ia dan teman temannya berkumpul setelah
mengantar kakaknya pulang.
~~~~~~~~~~~~~~~~~
“hey kookie.. kenapa
kau telat??” Tanya suga
“Aku melihat taehyung
hyung….”katanya mengalihkan pembicaraan sontak mereka langsung terdiam dan
langsung mendekat kearah jungkook “dimana kau melihatnya??”Tanya namjoon
“dirumah sakit hyung..” jawab jungkook sambil menunduk sedih.. “Mwo??” mereka
serempak kaget mendengar perkataan jungkook “hyung.. taehyung hyung.. aku rasa
dia menyembunyikan sesuatu dari kita..” kata jungkook lagi “maksudmu??”Tanya
jhope bingung.. “entahlah.. saat aku melihatnya dirumah sakit kepalanya sudah
botak hyung.. badanya juga sangat kurus dan pucat” kini jungkook mulai menangis
, suga hanya diam… “lebih baik kita ke rumah sakit sekarang!” kata jin
mengambil kunci mobilnya semua mengikuti jin,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“kau hafal dimana
ruangannya kan?” Tanya jimin pada jungkook, jungkook hanya mengangguk
“ini ruangannya
hyung..”jungkook berhenti di depan
ruangan yang tertutup rapat “kau yakin?”Tanya suga, jungkook mengangguk
pasti , namjoon membuka pintu ruangan dan terlihat taehyung yang tertidur lelap
dengan selang infuse dihidungnya juga kepalanya yang sudah tanpa rambut..dibungkus
oleh beanie hat, jin yang melihat itu langsung berbalik dan menangis diam-diam…
Mereka menghampiri
taehyung… tiba-tiba taehyung terbangun dan kaget melihat teman-temannya sudah
ada di sekitarnya, tiba-tiba jungkook langsung memeluknya erat “hyung… kau
kenapa?? Kenapa kau sembunyikan semua ini dari kami??” jungkook menangis
taehyung hanya diam tak bicara sepatah kata pun jimin mencoba menahan air
matanya agar tidak jatuh namun pertahanannya runtuh melihat teman dekatnya
tergolek lemah dihadapannya dia menangis menyembunyikan wajahnya ditembok (?)
“aku akan di operasi besok” taehyung buka suara dengan suaranya yang hampir
habis “mwo?? Operasi?? Memangnya kau kenapa kim taehyung??”Tanya namjoon “dia
mengidap kanker otak..” tiba-tiba daehyun masuk membuat semua orang melihat ke
arahnya.. taehyung hanya diam tak bicara “kau pasti berbohong kan dok?? Temanku
ini sehat mana mungkin dia mengidap penyakit seperti itu??!!”kata suga emosi ,
taehyung memalingkan wajahnya tak ingin melihat wajah teman temannya sedikit
demi sedikit air matanya jatuh “satu orang silahkan ikut aku ke ruangan”
daehyun menatap taehyung seakan berbicara kau tenang saja, suga mengikuti
daehyun dari belakang.
Hening, tak ada suara
diruangan tersebut hanya terdengar suara mesin penghangat ruangan semua orang
hanya diam dalam fikirannya masing-masing tak ada yang berani membuka pembicaraan
antara mereka berenam,terlihat jungkook yang akan berbicara mengurungkan
niatnya dan kembali berfikir sampai jhope buka mulut “ada yang mau mendengar
lelucon??”tanyanya hati-hati dan langsung dirinya mendapatkan tatapan tajam
dari namjoon jhope langsung menunduk “ceritakanlah..”taehyung buka suara jhope
langsung bersemangat dan tersenyum dan langsung bercerita tentang leluconnya
yang menurutnya lucu walaupun menurut mereka semua itu tidak lucu mereka
tertawa karena melihat kekonyolan dari
seorang jhope.
“Taehyung-ah..”kata
jimin
“ne?”taehyung menengok
ke arah jimin yang duduk disebelahnya
“Apakan yira tau
tentang hal ini..”Tanya jimin hati-hati
“Ani..,aku tidak akan
memberitahunya!”jawab taehyung
“Tapi aku yang akan
memberitahunya..”kata jimin pasti taehyung langsung melotot kearah jimin.
“Kkau?? Kau akan mati
jika kau memberitahunya..!”Taehyung eomosi
“hahahahah wae? Kenapa
kau semarah itu hey.. santai man..!”Jimin mencairkan suasana yang mulai tegang
antara dia dan taehyung
“Kau mencintainya hyung..”
kini tiba tiba jungkook ikut bicara “mwooo??”Taehyung kaget tak percaya,
“bagaimana bocah itu tau tentang hal ini apakah daehyun hyung…”batin taehyung
“benarkan kau mencintainya??”Tanya jungkook lagi tersenyum miring “Kau tau apa
tentang cinta!! Dasar bocah!! Aku tidak mencintainya.” taehyung menyanggah
keras “dengan sanggahan kerasmu itu justru itu makin memperlihatkan bahwa kau
takut bahwa kenyataan tersebut diketahui banyak orang iya kan?” kini jungkook
tersenyum jahil ke arah taehyung “YAKK kau.!!” Taehyung bersiap akan melempar
jungkook dengan vas bunga yang diambilnya namun “Pranggg..”vas bunga tersebut
jatuh kebawah, “Arghhhh Appo…arghh” taehyung memegang kepalanya yang terbungkus
beanie hat tersebut “Taehyung..”jin langsung menghampiri taehyung “Panggil
dokter palli!!!” namjoon berteriak kearah jungkook, jungkook langsung menuju ke
arah pintu namun pintu tersebut keburu terbuka tanda ada orang yang masuk dan
BINGO ,, daehyun bersama suga kebetulan memasuki ruangan terlihat mata suga
yang sembab disana “wae??”Tanya suga melihat jungkook yang terburu-buru
“taehyung.. hyung..”jungkook menunjuk kebelakang dengan cepat suga langsung
berlari ke arah taehyung yang dikelilingi teman temannya begitu juga dengan
daehyung “biar aku lihat..” daehyung segera memeriksa keadaan taehyung
“Andwae..”gumam daehyun,daehyun langsung berlari menghampiri telepon “CEPAT
HUBUNGI DOKTER HAN”teriak daehyun di telepon “tapi dok dokter han
sedang..”jawaban diseberang telepon “CEPAT HUBUNGI DOKTER HAN..DAN SIAPKAN
RUANG OPERASI SEKARANG!!!!!!!!!!!!”daehyun berteriak dan langsung melempar
gagang telepon yang digenggamnya.
===============================================================
“taehyung oppa kau
sedang apa disana..”batinku sambil menatap keluar jendela dan melihat suasana
malam yang sepi,entah kenapa taehyung terus masuk kedalam fikiranku otakku tak
pernah berhenti untuk memikirkannya hatiku terus berkecamuk saat ini membuatku
menjadi gelisah tanpa alasan. Tiba-tiba aku langsung teringat perkataan jimin
kemarin bahwa taehyung tidak ada kabar sama sekali “apa taehyung oppa sakit??”batinku,
aku meraih handphone dan mencoba menghubungi telepon rumah apartement taehyung,
sama sekali tak ada jawaban “sial.. aku tak punya nomor telepon taehyung oppa”
umpatku sambil melempar handphone dan langsung menenggelamkan wajahku dibantal
“apa aku mengunjunginya saja..” batinku“aah.. tidak tidak bisa bisa dia
berfikir aku wanita yang tidak tau malu..” aku mengacak rambutku frustasi “ah..
aku beralasan untuk mengambil barangku yang tertinggal bagaimana?”aku langsung
tersenyum sendiri dan segera mengambil mantel juga handphoneku.
“Kau membuatku gila kim
taehyung,,ribuan kali kau menyakitiku membuat aku menangis dan aku masih saja
mencintaimu,kau benar aku ini wanita bodoh” batinku sambil terus berjalan , ya
memang letak apartementku dulu bersama taehyung tidak jauh dari rumah sewaan
yang aku tinggali sekarang hanya sekitar 600 m jaraknya dan aku memutuskan
untuk berjalan sambil menikmati hawa malam yang dingin , untungnya jalan
sekitar sini selalu ramai sehingga aku tidak merasa takut berjalan sendirian
walau ini sudah malam.
Kini aku sudah berada
di depan pintu apartement taehyung , aku diam dan sedikit berfikir aku
meyakinkan diriku dan langsung menekan bel apartement ini, tak ada jawaban dari
dalam aku mencoba menekan kembali bel apartement namun nihil “apa taehyung oppa
sedang keluar”batinku “jangan jangan taehyung oppa sakit ..”aku segera menekan
password apartement ini berharap belum di ubah dan bingo aku berhasil aku
segera masuk dengan hati hati kedalam apartement ini. Gelap , aku segera
menyalakan semua lampu , aku kaget melihat keadaan apartement yang sangat
berantakan “apa yang kau lakukan setelah aku pergi taehyung oppa?”batinku
melihat keadaan ruang tamu yang sudah sangat berantakan aku sedikit kaget
melihat ada darah yang sudah mengering saat melihat kearah sofa “taehyung,,
oppa.” Aku segera berlari ke kamar, aku tak menemukan taehyung oppa dan keadaan
kamar yang tidak jauh berbeda dengan keadaan ruang tamu, aku terus mencari
taehyung oppa kesetiap sudut rumah, air mataku sudah turun dari tadi aku terus
terisak “taehyung oppa sebenarnya kau dimana hiks”isak ku sambil terus
mencarinya langkahku terhenti saat melihat kertas temple berserakan di dekat
kulkas di dapur aku memungutnya satu satu,aku melotot tak percaya melihat
coretan coretan disana “han yira saranghae,mianhae” “mianhae, han yira aku
terpaksa..” “aku tak ingin mati han yira..” “han yira jangan tinggalkan aku.”
Han yira saranghae..” “han yira,, kembalilah temani detik detik kematianku” aku
membeku fikirannku kosong aku yakin ini tulisan taehyung oppa , namun apa
maksudnya dengan kata kematian? aku mulai tak bisa berfikir jernih saat ini.
==============================================================
Suara telepon rumah
sudah 3 kali bordering namun yira mengabaikannya dia memilih meringkuk di kamar
apartement tersebut sambil menangis , ia tidak tau apa yang harus dilakukannya
sekarang tiba tiba handphonenya bergetar tertera dilayar “jimin oppa” yira
awalnya akan mengabaikannya namun ia berfikir siapa tau dia mengetahui
keberadaan taehyung “yeoboseyo..” kata yira “YAKK… HAN YIRA KAU ADA DIMANA
SEKARANG HAH?? KENAPA TELEPON TIDAK DIJAWAB!!!” teriak jimin marah ditelepon
membuat yira sedikit emosi “memangnya ada apa oppa? Kenapa kau marah marah
tidak jelas kepadaku !!” kata yira tak terima.. “YAKK, HAN YIRA ! KIM TAEHYUNG
SEDANG KRITIS !!!! KAU HARUS SEGERA KE RUMAH SAKIT YEOWON !!! SEKARANG” yira
langsung memasukan handphonenya kedalam saku.. tanpa memtikan sambungan telepon
disana suara jimin terus berteriak kepadanya , yira tidak peduli dia segera
berlari keluar apartement ,bahkan ia tidak menggunakan alas kaki saat berlari dinginnya
malam tidak ia rasa bahkan saat menembus telapak kakinya ia terus berlari , kata kata jimin terus
terngiang di telinganya “taehyung kritis sekarang” dia memilih berlari
dibanding harus menunggu bis di halte karena dijadwal masil 15 menit lagi
baginya tidak ada waktu lagi sekarang untuk menunggu bis sialan itu “awwhh
argghh” yira terjatuh namun ia segera bangun menghiraukan rasa sakit dikakinya
, orang orang menatap aneh yira yang berlari ditengah malam tanpa alas kaki
sambil menangis juga kakinya yang berdarah, “taehyung oppa…hiks hiks” yira
menangis tak henti hentinya sambil terus menyebut nama taehyung oppa dia mulai
kelelahan kakinya berjalan pincang menahan sakit kondisi yira saat ini tak kalah menyedihkan dari taehyung. Dari
kejauhan ia melihat gedung rumah sakit bernamakan “YEOWON HOSPITAL” ia segera
mempercepat langkahnya ah tidak lebih tepatnya berlari.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“Taehyung hyung…”
jungkook terus menangis sambil terus memanggil nama taehyung, mereka semua
duduk di depan ruang operasi “arghh.” Namjoon memukul dinding rumah sakit,air
matanya turun.. ia tak kuasa menahan tangisnya lagi.
Seorang wanita berlari
terburu buru kearah mereka berenam.. “Yira..” kata jimin saat melihat yira
menghampiri mereka berenam,, jimin sangat iba melihat kondisi yira yang sangat
menyedihkan saat itu “Taehyung oppa….” Yira langsung menangis dan memaksa masuk
ke ruang operasi namun yira segera ditahan oleh jimin.. “taehyung oppa..
!!”tangan yira terus menunjuk ruang operasi “tenanglah han yira..” jimin
menenangkan yira yang terus histeris “anni oppa aku harus menuruti permintaan
taehyung oppa, dia memintaku menemaninya, lihat ini,, lihat,, LIHAT…!!” yira
menunjukan kertas yang ia pungut di apartement dia sengaja mengantongi kertas
kertas tersebut, jimin tidak menghiraukan apa yang dikatakan yira dia terus
memeluk yira dengan erat “taehyung oppa hiks,,lepaskan, oppa..”yira berontak
“HAN YIRA!!” jimin membentak han yira, dia langsung diam namun isakannya masih
tetap terdengar semua melihat kearah jimin dan yira “Lihat aku!!” jimin meraih
wajah yira “dia akan baik baik saja..kau harus yakin dia akan sembuh!!” yira
hanya menggeleng sambil terus menangis “KAU HARUS YAKIN!! Dia sahabatku yang
paling kuat..!!”kata jimin lagi, kini yira terdiam dia menepis tangan jimin
lemah dan memutuskan untuk duduk didekat jungkook dengan tatapan kosong
“Nuna..bersabarlah,,taehyung hyung pasti kuat,kau harus yakin itu,,jika tau kau
begini ia pasti akan sedih” jungkook mensupport yira, yira hanya diam hanyut
dalam fikirannya masing masing.
Tiba-Tiba pintu operasi
terbuka semua langsung terbangun terutama yira
“Taehyung….dia..” kata
daehyun menggantung “dia kenapa??” Tanya yira tak sabaran “Dia…”
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
3 years later
“oppa dasimu bengkok..
aigoo” seorang wanita mencibir penampilan pria didepannya
“mungkin aku belum
terbiasa.. kalau begitu tolong benarkan”katanya manja “eyy kau menjijikan saat
bermanja manja seperti itu..”katanya sambil membenarkan dasi tiba-tiba suara
telepon berbunyi wanita tersebut segera meraih gagang telepon “HEYY.. Kalian
berdua !! apa yang kalian lakukan eoh?? Kita bisa ketinggalan acara palli!!”
“ne ne kau cerewet sekali..! lagi pula pernikahan jin oppa masih 1 jam lagi
bukan??” “hey han yira ayolah..” “baiklah baiklah,, kami akan segera kesana..”
wanita itu menutup teleponnya “oppa palli,, namjoon oppa sudah menunggu kita,
bisa bisa kita menjadi santapannya saat disana. “ne ne.. dasar laki laki itu..
diluarnya saja dia cool sebenarnya dia cerewet hahaha” mereka segera menuju
mobilnya dan berangkat.
+++++++++
“Mereka datang” kata
jungkook , namjoon sudah melihat kearah mereka sinis “kalian terlambat 15 menit” katanya “oh ayolah.. acara masih 40
menit lagi apanya yang telat 15 menit??” kata pria itu “YAKK PARK JIMIN!! Kita
janji kumpul disini.. 1 jam sebelum acara dimulai dan kau telat!!” kata namjoon
emosi “sudahlah jin oppa juga tidak mempermasalahkannya”kata wanita itu
membelanya “kau juga han yira,, kau sama saja dengan pacarmu ini yang idiot”
semua langsung tertawa apalagi saat melihat ekpresi jimin yang lucu.
Ya kini yira bersama
jimin setelah 3 tahun kematian kim taehyung
#Flashback
Tiba-Tiba pintu operasi
terbuka semua langsung terbangun terutama yira
“Taehyung….dia..” kata
daehyun menggantung “dia kenapa??” Tanya yira tak sabaran “Dia… mianhae.. aku
tak bisa menyelamatkannya…” daehyun ambruk dia menangis tak lama kemudian
terlihat ranjang di dorong keluar dari dalam.. tubuh taehyung ditutup kain
putih “andwae…andwae…ANDWAE.. Taehyung Oppa..!! andwae…!!” yira langsung
memeluk tubuh taehyung yang sudah dingin “Oppa ireona..!!Oppa….”yira terus
menangis memeluk taehyung “Oppa saranghae….OPPA !! KAU TIDAK BISA
MENINGGALKANKU SEPERTI INI OPPA..” yira menangis histeris , jungkook langsung
meraih tubuh yira menjauhkan dari taehyung “nuna tenanglah..” “andwae…!!..
taehyung oppa,, bangun lihat aku.. wanita bodoh yang mencintaimu oppa lihat
aku,, wanita bodoh yang tidak mengetahui penyakitmu oppa,, aku belum sempat
mengungkapkannya oppa bangun lihat aku…kau bilang kau mencintaiku!!! Kalau kau
mencintaiku bangunlah !!! OPPA!!! Taehyung oppa..” yira terduduk lemas tubuhnya
segera diangkat oleh jimin. “relakan dia yira ah..” yira menggeleng “kau tau
dia akan sedih melihat kau begini..” “aku benci dia oppa..” kata yira air
matanya terus mengalir membasahi pipi chubby nya “aku benci dia oppa,,, hiks,,
aku ingin membenci dia hiks tapi cintaku lebih besar sehingga aku tidak sanggup
membencinya..oppa….” yira reflex memeluk jimin kini dirinya sudah sangat rapuh,
jimin yang mengerti langsung membalas pelukan yira dengan hangat, enatah kenapa
hatinya sesak melihat yira dalam keadaan rapuh seperti ini.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Setelah upacara
pemakaman yira memilih mengurung diri dikamar, mengingat ngingat kenangannya
bersama taehyung. yira tau tak ada kenangan manis diantara mereka namun yira
sangat mengingat jelas saat satu hari penuh, taehyung sangat baik kepadanya
bahkan membuat yira semakin mencintainya, air mata yira mengalir kembali saat
mengingat hal itu. “oppa aku menyesal meninggalkanmu saat itu,, aku menyesal
oppa..hiks” yira memeluk foto pernikahan mereka berdua.. tiba tiba jimin masuk
ke kamar yira “boleh aku masuk??”tanyanya “kau sudah masuk oppa..” kata yira,
jimin hanya tersenyum “ini..dokter daehyun menitipkan ini untukmu katanya ini
surat dari taehyung untukmu sebelum dia di operasi” yira dengan cepat mengambil
surat tersebut dan membacanya..
“Annyeong..Kau
membukanya?? Han yira kau kah yang membukanya?? Aku harap itu benar benar kau
han yira,, J
Han yira pertama aku meminta maaf selama ini aku sudah banyak menyakiti
perasaanmu asal kau tau aku menyakitimu bukan karena aku benar benar
membencimu,, tidak,, bukan begitu justru aku sengaja berbuat saperti itu agar
kau membenciku dan menjauhiku han yira namun nyatanya aku malah menyakiti
perasaanku sendiri apalagi saat melihatmu menangis karenaku , aku benar benar
sangat sakit han yira ingin rasanya aku memelukmu saat melihat kau menangis
namun aku tak bisa dan saat itu aku memutuskan untuk sedikit berubah padamu
menjadi lebih lembut namun justru aku tak bisa mengendalikan perasaanku, asal
kau tau aku mencintaimu han yira , hari itu aku merasa sangat senang bisa
memeluk bahkan menciummu namun saat itu juga penyakit sialan ini membuatku
harus berbuat seperti itu lagi terhadapmu apalagi kemungkinan yang sangat kecil
aku bisa hidup, itu membuatku bingung, maafkan aku han yira .. saat itu saat
kau meninggalkanku,, aku merasa sangat rapuh, aku menangis, terus memanggil
namamu berharap kau kembali, aku juga menulis di kertas tempel berharap dipagi
hari kau datang dan melihatnya namun nihil kau tak kembali han yira,,aku bahkan
melukai tanganku sendiri mecoba merasakan sakit yang kau derita karenaku yira,
maafkan aku aku berbuat begini karena aku takut kau berlarut larut dalam
kesedihan saat pergi nanti maafkan aku,, mungkin caraku ini salah, namun asal
kau tau aku mencintaimu han yira.. AKU MENCINTAIMU ingat itu,, karena
mencintaimu juga lah aku memilih jalan operasi berharap aku bisa hidup lebih
lama dan memelukmu setiap hari,,walau aku tau kemungkinan aku hidup sangat
kecil entahlah, saat kau membuka ini mungkin aku sudah tak disisimu lagi karena
aku sengaja menyuruh daehyun hyung memberikannya padamu saat aku pergi hihihi
kuharap dia benar benar menepati janjinya, J yira jangan
menangis,, ku tau kau sedang menangis saat ini dasar cengeng!! Satu lagi dariku
ingat kau bukan wanita bodoh,, aku yang bodoh telah menyia-nyiakanmu , mianhae
han yira Saranghae,,,, carilah kebahagiaanmu,aku akan membencimu jika kau terus
menangisi ku han yira.”
Kim
Taehyung
Yira kembali menangis
setelah membaca surat dari taehyung dia memukul- mukul dadanya yang sesak,
hatinya kini semakin rapuh jimin segera memeluknya sambil menangis “oppa,,,
nado saranghae oppa hiks” jimin semakin tak kuasa melihat yira begini ia
mengeratkan pelukannya pada yira.
+++++++++++++++++++
Semenjak taehyung
meninggal jimin dengan setia menemani dan mensupport yira agar tidak larut
dalam kesedihan hampir setiap hari jimin datang ke apartement yira untuk
menghiburnya, sampai suatu saat jimin sadar akan perasaanya pada yira dia
mencoba tidak mengutarakan perasaanya pada yira karena melihat kondisi yira
yang masih belum bisa melupakan taehyung, dan menyimpannya selama 1 tahun. Dan
jimin mengutarakan perasaannya saat pesta perpisahan ditengah lantai dansa
disaksikan banyak orang namun saat itu yira tidak langsung menerimanya
melainkan menggantung perasaan jimin selama satu bulan sampai yira benar benar
menerima jimin untuk menjadi bagian dari hidupnya.
#Flashback END
+++++++++++++++++++++++++++++++++++
“oppa hari ini kita
jadi kan, ke makam taehyung oppa?”Tanya yira
“tentu saja,,kajja”
jimin menarik tangan yira menuju mobilnya, ya saat ini acara pernikahan jin
telah selesa mereka berencana mengunjungi makam taehyung, yira memang rutin
mengunjungi makam taehyung walau sudah bersama jimin, namun jimin tidak merasa
keberatan karena dia mengerti perasaan yira
“Annyeong
oppa..bagaimana kabarmu disana?? Kuharap kau sehat”kini yira sudah berada
dimakan taehyung “oppa kau tau jin oppa tadi terlihat sangat tampan saat
menggunakan jas pengantin namun menurutku masih lebih tampan kau waktu dulu
hihihi” “Oppa aku merindukanmu…aku ingin menyentuhmu.. hiks” yira kini mulai
menangis jimin mulai memeluk yira “tapi oppa, sekarang,, aku bahagia, seperti
kata pesanmu aku harus bahagia,, dan sekarang aku bahagia oppa kau tidak akan
membenciku bukan?? Karena sekarang aku bahagia bersama orang yang aku cintai
oppa, dia juga mencintaiku . oppa kau jangan cemburu kau tetap ada dihatiku
sampai kapanpun oppa namun aku tidak bisa terus mengharapkanmu aku harus maju
menata masa depanku dan dialah orang yang aku percaya bisa membahagiakanku
dimasa depan park jimin oppa.”kata yira panjang lebar “Taehyung ah.. mianhae..
aku tidak berniat merebutnya darimu hahaha,, aku hanya menepati janjiku padamu
untuk membahagiakannya, aku merindukanmu sobat merindukan saat kau menjitak
kepalaku dengan kaleng.. dan sepertinya yira akan menggantikan posisi itu dia
rutin menjitakku dengan kaleng,bukankah dia menyebalkan?? Hahah tapi aku janji
akan menjaganya karena aku juga mencintainya… tenanglah disana taehyung ah,
kami akan rutin mengunjungimu.”kata jimin matanya sedikit berair Menahan tangis
“Oppa kami pulang
dulu,,annyeong..” yira dan jimin meninggalkan area pemakaman
===========================================================
“taehyung oppa meski
akhir cerita kita menyedihkan namun aku tidak kecewa oppa, aku bahkan kini
tidak menyesal telah mengenalmu dalam hidupku,, kau memberikanku sebuah
pelajaran yang berarti,,akhirnya semua pertanyaanku terjawab selama ini oppa
terima kasih taehyung oppa Saranghae.~~”
END
Wuah… selesai juga
readers.. maaf ya kalo ceritanya feelnya gak dapet hehehe maaf juga kalo banyak
typo atau alur yang gak jelas :D maklum masih amatiran nulis ff hehehehe, dan
maklum kalo judul ama cerita kagak nyambung soalnya gue juga bingung nentuin
judulnya.
ff apa ini........T_T
BalasHapusfell nya dapet kok tpi pas waktu akhir heheheh......
woaaah daebak 👏👏👏
BalasHapusaigooo... aku netes pas baca ff ini, hikss feel nya dapet banget kok min
BalasHapusuntuk pertama kalinya baca ff sampai buat mata jadi bengkak gara" nangis
BalasHapus