STILL WITH ME (chapter 1)
Author : empatD
Cast : Kim Taehyung (BTS), Choi Minhwa (OC), and
other cast
Genre : happy, comedy, school life, sad ending
Author bawa ff castnya si alien nih :v moga suka ^^
happy reading
***********
“Minhwa-yya! Cepatlah! Kita sudah terlambat!”
“sebentar! Eomma! Aku pergi dulu!”
Roda itu berputar dengan cepat menelusuri jalan yang
tidak rata. Dengan sekuat tenaga, Taehyung -atau si idiot- menghentikan
kayuhannya dan mengakibatkan penumpang dibelakangnya berteriak keras
“KIM TAEHYUUNG!! Kau ingin kubunuh huh?! Kenapa
berhenti?!”
“kau tidak mau sekolah?” “apa?” Minhwa mengerutkan
dahinya. Melihatnya begitu, Taehyung memutarkan bola matanya malas “kita sudah
sampai bodoh!”
“ah? Benar juga. Hahahaha” Minhwa segera berjalan ke
kelas tanpa menunggui Taehyung. “ucapan terimakasihnya?”
“sama sama” ucapan Minhwa
“ck..dasar tidak tau diri” ledek Taehyung segera
mengikuti Minhwa
***
“sebentar lagi ada festival di sekolah kita. Jadi di
kelas kita, akan ada yang mengikutinya”
“benarkah? siapa saja?” tanya Minhwa heran “karena
sudah terpilih, jadi selamat ya!” teriak Jinri kepada Minhwa “maksudmu?” tanya
Minhwa lagi, sambil meminum minumannya
“iya! Kau dan Taehyung akan bernyanyi duet mewakili
kelas!”
“uhuk..uhuk!...” Minhwa membersihkan mulutnya dengan
tisu “yya! Siapa yang mengusulkannya? Dan..kenapa harus Taehyung?”
“Shin sonsaengnim. Ia tau kalian berbakat. Baiklah,
aku pergi keluar dulu, Zelo sudah menungguku diluar. Oh ya, kau dan Taehyung
sangat cocok. Apalagi jika kalian berdua sepasang kekasih” Minhwa menggepalkan
tangannya geram
Jinri melenggang keluar dan menggandeng tangan Zelo.
Minhwa diam dan meminum habis minumannya. “kenapa harus Taehyung? Kenapa tidak
Baekhyun saja?”
“memang kenapa kalau bersamaku? Aku tidak akan
memakan manusia bodoh sepertimu” ucap Taehyung tiba tiba dibelakang Minhwa.
Sontak membuatnya menoleh kebelakang “sejak kapan?”
“sejak barusan. Aku mendengarnya loh” ucapnya polos
seperti anak kecil
“terserahmu saja”
“kusarankan jangan berharap dengan Baekhyun. Ia
sudah memiliki kekasih” Minhwa tidak
mengindahkan perkataan Taehyung.
“uhuk..uhuk!!” Minhwa menutup mulutnya cepat dengan
tisu. Ia melihat bercak darah disana ‘jangan sampai Taehyung mengetahuinya’
“kau sakit? Wajah mu terlihat pucat. Mau kuantar ke
ruang kesehatan?”
“tidak perlu. Aku akan ke kamar mandi sebentar. hehe”
ucapnya sambil menutup mulut
***
Selama perjalanan pulang, Minhwa terdiam sangat
lama. ‘kenapa bisa? Aku harap hanya saat ini saja’
“hey, kau tidak mendengarkanku lagi”
“ah? Apa? Kita sudah sampai?”
“sudah. Tapi di danau.. kita sudah lama tidak kesini,
benarkan?” Taehyung bersandar pada salah satu pohon yang ada disana.
Suasana sore yang indah, siapa saja melihatnya pasti
akan betah untuk berdiam lebih lama. Danau yang bertaburan berlian kilau.
Membuat Minhwa segera duduk di samping Taehyung berdiri. “aku suka”
“suka? Suatu saat aku akan mengajak mu kesini lagi,
tetapi dengan suasana yang berbeda”
“maksudmu?” Taehyung tersenyum misterius. ia segera
menarik Minhwa untuk pulang.
“aku menginap di rumahmu lagi boleh ya?” bujuk
Taehyung
“jangan bilang kau...”
“tepat! Ayo!”
Taehyung mengayuh sepedanya. Hanya disinari lampu
kecil, jalan tersebut sangat indah.
***
“ayo kumpulkan tugas kalian” ucap Jo sonsaengnim.
Taehyung dengan cepat memberikannya ke meja. “yeah selesai!”
Minhwa menatapnya malas “dasar curang. Jelas saja
cepat, aku yang membuatnya semalam” ucapnya pelan.
“oh ya, Taehyung dan Minhwa, kalian dipanggil Guru
Shin ke ruang latihan vocal”
Taehyung segera saja keluar dari kelas “murid kurang
ajar. Tidak ada sopannya” umpat Jo sonsaengnim. Minhwa hanya tersenyum dan
permisi ke pada Guru Jo.
Taehyung merangkul Minhwa yang pendek darinya “kebiasaan.
Aku tau aku tidak tinggi”
“aissh..kau ini. Aku hanya senang merangkulmu”
Shinwa hanya menghembuskan nafasnya kasar membuat poni depannya terbang ke
atas.
“aigoo..neomu kyeopta.. kau akan menjadi calon istri
Tuan Kim yang tampan ini” goda Taehyung sambil mencubit pipinya. “Arrghh!!”
“jangan berharap idiot! Rasakan itu,, bweek. Aku bukan
pacarmu” Minhwa pergi meninggalkan Taehyung yang kesakitan. “dia kuat sekali
atau aku yang lemah? Entahlah. Kurasa aku harus memikirkannya nanti sambil
memakan lollipop apel ini. Tapi apa benar dia tidak menyukaiku?” serunya
Minhwa membuka pintu ruangan dan mendapati Guru Shin
disana. “halo”
“oh! Hai Minhwa. Akhirnya kalian tiba. Karena
festival diadakan seminggu lagi, aku ingin kalian menyanyikan sebuah lagu”
Taehyung segera menghampiri Guru Shin sambil
membersihkan pakaiannya “lagu apa? Guru yang akan melatih kami kan?”
“bukan, kalian berdua akan latihan bersama. Aku hanya
memilihkan lagu yang bagus. Kurasa ini cocok untuk kalian berdua”
Guru Shin memberi lirik lagu tersebut dan pergi
begitu saja. “itu saja?” tanya Minhwa heran.
Taehyung membacanya serius sambil mengemut permennya
itu. Minhwa melihat ekspresi serius Taehyung. Terbesit ide jail di pikirannya,
ia segera menyuruh Taehyung menunduk
“ada apa?”
TTAK!
Tanpa disadari, tangkai lollipop yang ada dimulut
Taehyung ditarik kuat oleh Minhwa dan segera kabur. Oh jangan lupa dengan
tertawaannya yang mengerikan
“Argh.. sakit sekali gigiku! Yya! Bodoh! Jangan kabur!”
***
“Taehyungie.. bisakah kau jaga Minhwa di Korea? Kami
akan tinggal di Kanada. Minhwa bilang ia ingin hidup mandiri di Korea” ucap
Nyonya Choi, Ibu Minhwa.
“Eomma, tenang saja. Aku bisa atur dia. Kalau dia
keras kepala, aku akan menghukumnya”
Minhwa memberi tatapan death glare pada Taehyung ‘kenapa dia
harus menjadi sahabat ku? Bisa bisa aku habis dibuatnya’
“Minhwa, jaga dirimu baik baik ya sayang. Ibu akan
merindukanmu” Minhwa memeluk Ibunya erat “bye Eomma.. bye Appa!” Minhwa melambaikan
tangannya kepada mereka berdua. Hingga mobil mereka lenyap dalam gelapnya malam
“Uhuk..uhuk!” Minhwa berlari kedalam rumah. “yya
Minhwa-yya! Kau kenapa?!” Taehyung segera menutup pintu rumah dan menghampiri
Mina yang terduduk lemas di sofa
“kau tidak apa-apa?”
“yah..aku baik baik saja. Hanya batuk biasa”
“lihat dirimu baik baik! Kau pucat! Kau demam?”
Taehyung memegang lehernya ‘hangat’ “sebaiknya kau tidur sekarang”
“aku tidak mau. Aku mash kuat. lihat, bahkan aku
bisa tersenyum. Hehe” jawabnya memaksa “jangan memaksakan dirimu bodoh!”
Taehyung duduk disamping Minhwa sambil menonton
televisi. Ia merasakan bahu kanannya berat “ia tidur rupanya. Sebaiknya kugendong
saja kekamarnya”
Ia pun meletakkan Minhwa diatas kasur dengan pelan
agar tidak bangun. Ada satu hal yang menarik perhatian Taehyung. “apa yang ada
ditangannya itu?” segera ia ambil dan terdengarlah hembusan nafas kasar.
“Minhwa.....”
***
“Taehyungie! Bangunlaah! Aku sudah membuat sarapan
hari ini! Ramen kesukaanmu!”
Teriakkan Minhwa sangat keras hingga Taehyung
membuka pintunya malas. Dengan keadaan setengah sadar dan selimut yang
menggulung tubuhnya “ada apa hah?”
“ayolaah! Kau harus memakan sarapan yang aku buat
pagi ini” ucapnya memelas.
“aku ngantuk”
“setelah makan kau bisa tidur lagi”
“aku kenyang” Taehyung menggaruk kepalanya
“oh ayolaah, sedikit saja”
“kau ini kenapa sih? Aku bisa makan sendiri. Oh ya,
bau apa ini? Kau belum mandi atau belum gosok gigi?” ledeknya
“dasar tidak menghargai kerja keras orang! Dasar kau
idioot!!”
GREB!
“jangan teriak teriak, kau tidak malu didengar orang
sebelah?”
Mata Minhwa membesar dan melepaskan pelukan Taehyung
“kau ini bicara apa sih?”
“atau kau mau aku cium ha? Agar tidak teriak lagi?”
“eh?..ii..iya baiklaaah..aku akan menunggumu
dibawaah..hwaaa”
“kekeke~ dasar bodoh” Taehyung segera mandi dan
mengganti baju
Jam sudah menujukkan jam 9 pagi. Taehyung bermain
game diruang depan sendirian. “Minhwa-yya! Tolong ambilkan yoghurt yang ada di
kulkas”
Minhwa menydorkan ke depan muka Taehyung “kau kira
aku pembantumu? Seenaknya saja menyuruhku”
“kau sahabatku bodoh! Sahabat yang bisa aku
suruh..hahaha”
“yyak Taehyung!”
“hahhaa.. oh ya. boleh aku bertanya sesuatu?”
Minhwa terdiam. Ia merasakan ada hal buruk terjadi. Dengan
gugup ia mengangguk
“apa kita bisa mulai latihan vokal nanti siang?”
‘hufft..aku pikir ia akan menanyakan tentang apa
yang terjadi semalam’ Minhwa tersenyum. “Bisa.. sekarang aku mau main bersamamu.
Ayo!”
'aku ingin melihatnya tersenyum seperti ini terus. mungkin ini bukan saat yang tepat untuk menanyakannya' gumam Taehyung
sambung ^^
sory for typo epriwer ya ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar