Entri Populer

Sabtu, 27 Desember 2014

(Two Shoot) Let Me Know Pt.1


Cast :
Han Yira (OC)
Kim Taehyung
Other cast :
Daehyun B.A.P
All member bts
Genre :
Angst,Marriage,Sad Romance
 Author :
YeppoAlien

Summary : “menerima perlakuan dingin menyakitkan darimu sudah biasa bagiku..tapi bisakah kau sehari ah tidak sedetik saja memberikan senyumanmu yang biasa kau berikan kepada yang lain ,, kepadaku ? sekali !”

“YAKKK ! Han Yira cepat lakukan tugasmu ! kau masih ingat bukan hukuman yang harus kau terima jika kalah dalam permainan ini?? “Menyatakan cinta kepada KIM TAEHYUNG sunbae !”
“Ne.. arraseo..”kataku lemas..
Hari ini pasti hari yang akan menyakitkan bagiku…aku pasti akan mendapatkan sikap dinginnya lagi.. kenapa? Aku bodoh sekali malah ikut dalam permainan bodoh sahabatku padahal aku ini sangat payah dalam permainan itu ya.. gunting,kertas,batu -_-…
Aku melihatnya duduk sendirian dipojok kantin dengan sekotak banana milk , juga earphone yang melekat ditelinganya.. matanya terpejam sambil menyender pada dinding.. aku mendekat namun dia tidak menyadari kedatanganku.. wajahnya yang tampan juga rahangnya yang tegas dan matanya yang terpejam bagaikan sosok malaikat dimataku.. tiba tiba dia membuka matanya dan sedikit terkejut dengan kehadiranku di depannya, dia mulai memberikan tatapan dinginnya kepadaku.. “mau apa kau?” “tttidak…sunbae..aku hanya..”aku memejamkan mataku menormalkan detak jantungku yang semakin tak beraturan… taehyung sunbae mulai beranjak dari tempatnya… aku menahan lengannya.. dengan ragu “maafkan..aku sunbae…Aku mencintaimu sunbae…” kataku dengan hati hati aku tidak berani membuka mata aku takut menunggu reaksinya.
 “KAU GILA !” sudah kuduga dia menepis tanganku kasar kata-kata menyakitkan itu sudah sering kuterima.. bahkan pandangan mata tak menyedapkan dari setiap pengunjung kantin,,, hhh sudah biasa…bagiku.
Aku segera menuju apartement tempatku tinggal setelah pelajaran sekolah berakhir.. aku memasukan kombinasi angka yang menjadi password pintu apartementku..cha,,,, pintu terbuka.. aku lihat ruang tamu.. masih terlihat sepi.. kurasa dia belum pulang, tersirat rasa lega dihatiku jika aku pulang lebih awal darinya… aku bisa lebih leluasa ..aku segera masuk kedalam kamar.. yang merupakan satu satunya kamar di apartement ini. Ya. Apartement ini hanya terdiri dari 1 ruang tamu,, 1 kamar .. dapur ,, kamar mandi juga balkon…
“huh….”aku membuang nafas kasar..sambil menjatuhkan diriku pada spring bed king size ku, aku menatap kosong langit langit kamarku memikirkan sesuatu yang tidak pernah difikirkan oleh orang lain…tiba-tiba “cekrek” suara pintu kamar terbuka,,, sudah kuduga.. itu pasti dia, kulihat wajah kusutnya yang masih tetap tampan bagiku.. dia membuang tas sekolahnya ke sofa didekat pintu juga melonggarkan dasi sekolahnya “keluarlah.. aku ingin ganti baju”titahnya ketus kepadaku…hah perlakuan yang lumrah bagiku..,, ah aku lupa memberitahu kalian siapa dia.. ya dia suamiku…namun kalian pasti bertanya Tanya kenapa kami menikah di usia muda?? Perjodohanlah yang memaksa kami melakukan ini.. ah tidak.. bukan perjodohan karena orang tuaku..tidak tahu akan hal ini ayahku sudah meninggal, ibuku?? Dia menjualku kepada seorang wanita yang sekarang menjadi alm.mertuaku…aku tidak habis fikir apa yang difikirkan mertuaku.. sehingga ia menikahkan budak sepertiku kepada anaknya sebelum dia meninggal, dia juga menyekolahkanku disekolah yang sama dengannya.. alasan yang tidak cukup jelas bagiku yaitu “aku percaya kau bisa merubah sifat dinginnya seperti semula..karena kau,, kau pasti akan tau sendiri yira-ah,,!” kata-katanya masih terngiang ditelingaku sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya…kalian pasti bisa menebak siapa suamiku?? Ya KIM TAEHYUNG sunbae ku disekolah dan suamiku dirumah… semua orang tidak akan percaya jika aku mengatakan aku adalah istrinya.. karena pernikahan ini hanya aku,taehyung,ibu mertuaku,teman dekat taehyung dan hanya kepala sekolah yang tau.. selain itu kalian juga tahu seisi sekolah mengenalku sebagai gadis paling dibenci kim taehyung..entahlah aku tidak tau alasan dia membeciku.. namun karena itulah yang membuat aku semakin penasaran kepadanya.. banyak pertanyaan di otakku yang harus dijawab…oleh siapa lagi? Kalau bukan kim taehyung namun sangat sulit berbicara dengannya mengingat sikapnya yang selalu dingin terhadapku.
kulihat dia keluar dari kamar dengan baju yang sudah berganti menjadi kaos pendek juga celana pendeknya dia duduk malas di depan televisi mengotak ngatik remotnya malas sambil terus memperhatikan layar televisi yang terus berubah ubah “oppa..apa kau mau makan?? Biar aku buatkan untukmu .”kataku hati-hati membuka pembicaraan, “aku sudah makan siang,,,lain kali jangan berlagak menjadi istri yang baik didepanku ,,karena dimataku kau bukan istriku.!” Bagaikan ditusuk ribuan pedang tepat didadaku kata-katanya sungguh membuat tenggorokanku tercekat..tubuhku bergetar.. “bbaiklah…kalau begitu,aku akan ganti baju oppa”jawabku serak..menahan isakanku…dia hanya diam tidak..memberikan reaksi apa apa.. aku segera menutup pintu kamar sedikit keras… aku segera menuju kamar mandi,,menyalakan shower,,,membiarkan airnya membasahi tubuhku yang masih terbalut seragam,,,aku menangis,,bahuku bergetar,,kata-katanya masih terngiang ditelingaku..begitu besarkah kebenciannya terhadapku ?? oppa biarkan aku tau kenapa kau membenciku…..??
Aku keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk setelah selesai membersihkan tubuhku , kulihat taehyung oppa sudah bersiap siap.. menggunakan jaket kulitnya “oppa kau mau kemana??”tanyaku “Bukan urusanmu !!”berjalan melewatiku sambil mengambil kunci motornya “oh ya.. aku peringatkan ,, jangan memanggilku dengan sebutan OPPA , memangnya kau siapa?”sambungnya lagi sambil menutup pintu kamar dengan keras.. aku hanya menggigit bibirku.. PERIH.. ya itu yang aku rasakan.. entah kenapa,,aku masih saja bertahan dalam keadaan ini entahlah otakku berkata untuk menghentikan semua keadaan menyakitkan ini.. pergi jauhi kim taehyung carilah lelaki yang benar benar mencintaimu.. tetapi hatiku berkata tetap lanjutkan yakinlah semuanya akan berakhir.. bahagia untukmu han yira.. aku gila,, ya aku gila lebih menuruti perintah hatiku.. yang entah benar atau tidak… ENTAHLAH… aku lelah…
#Other side (author pov)
“heyy dia datang !!! What’s up bro !!” salah satu pria berambut blonde berdiri memeluk kim taehyung … “ada apa dengan wajahmu hyung.. kenapa kau terlihat kusut?” Tanya salah satu namja paling muda bernama jeon jeongguk atau sering dipanggil jungkook “pasti dia bertengkar lagi dengan istrinya atau..”salah satu namja bernama park jimin menebak nebak,, ya kim taehyung mempunyai banyak teman dekat tidak heran mereka mengetahui pernikahan kim taehyung,,, karena taehyung sering bercerita pada teman temannya “berhentilah..membicarakan wanita sialan itu !”jawab taehyung kasar.. membuat semua yang ada disitu terlihat shock “hey..sejak kapan kau,,menjadi kasar..apa setiap hari kau memperlakukan istrimu seperti ini.. harusnya ka..” “diamlah hyung.. aku kesini untuk mencari hiburan bukan untuk diceramahi.!”taehyung memotong pembicaraan Jin yang merupakan namja paling tua.. “jika kau memang tidak menginginkannya,,berikan padaku..apa kau sudah tidur dengannya??”Tanya jimin lagi spontan.. taehyung sedikit tersedak lalu mendelik mendengar pertanyaan jimin “Ambilah…dia hanya sampah bagiku..!,, asal kau tau aku bahkan tak ingin menyentuhnya!” jawab taehyung tak kalah kasar…dari perkataan sebelumnya.. “sebenarnya apa alasanmu membencinya hyung?” Tanya jungkook “Molla aku tak punya alasan aku hanya benci dan muak melihatnya..” jawab taehyung sambil meneguk minuman alkoholnya “hati hati jika kau terlalu memnbencinya bisa bisa saat dia meninggalkanmu kau baru sadar kalau kau mencintainya” j-hope memperingatkan..taehyung hanya diam dalam fikirannya sendiri sambil terus meneguk minumannya.

Yira pov
Sudah larut malam.. kenapa dia belum pulang ?? aku mondar mandir khawatir.. ,, ahh aku pasti sudah gila,, dia membenciku percuma aku menunggunya pasti hanya kata-kata kasar yang keluar dari mulutnya dan itu hanya menyakitiku saja.. akupun kembali ke kamar memutuskan untuk tidur lebih awal…menunggunya hanya akan menyia-nyiakan waktu bagiku…,, aku menuju kamar merebahkan diriku… menarik selimut..menutupi sebagian tubuhku… tak lama aku memejamkan mata.. tiba tiba “ceklek..” pintu kamar terbuka kulihat siapa ternyata itu taehyung oppa kurasa dia mabuk… dia menatapku nanar…. Kulihat matanya tak ada kilat kebencian hanya kesedihan yang tersirat dimatanya aku semakin penasaran saja padanya “Yira-ah….” Mwo?? Dia memanggilku apa?? Yira-ah?? “wae?? Kenapa kau datang dikehidupanku, wae?? WAE?? Yira?? HAN YIRA !!!” kulihat kilat kebencian muncul kembali dimatanya rasa takut menyerangku apalagi dia mabuk hal apa saja bisa dilakukan jika seseorang sedang mabuk.. aku berjalan mundur dia memajukan langkahnya.. “yira….han yira….hiks hiks.. kenapa aku membencimu??” dia memelukku?? Dia menangis?? Dipelukannku?? “opp..aa tidakk maksudku sunbae,, kau baik baik saja??”tanyaku hati hati ,, tak ada jawaban kudengar..kurasa dia pingsan.. aku menjatuhkan tubuhnya di kasur.. aku membenarkan posisi tidurnya .. aku mengalah.. aku tidur di sofa kali ini.. karena aku tau dia tidak ingin tidur seranjang denganku
 =========================================================
“uheekkk huekkk” aku terbangun saat mendengar suara dari kamar mandi,aku berjalan cepat menuju kamar mandi melihat keadaan disana
Kulihat taehyung oppa berjongkok didepan closet mencoba mengeluarkan isi perutnya karena rasa mual dari efek alcohol yang ia minum semalam,, sempat terlintas aku untuk membantunya namun aku mengurungkan niatku setelah mengingat kata – katanya kemarin, aku memutuskan pergi meninggalkannya dan bergegas menuju dapur membuat sarapan.
Aku menata makanan yang kubuat tadi diatas meja kulihat dia keluar dari kamar mandi dalam keadaan kusut namun masih tetap tampan dimataku, ah apa yang aku fikirkan. Batinku.
“Kenapa kau selalu membuang stok bahan makanan kita hah?? Sudah kubilang aku tidak akan pernah memakan masakanmu tapi kau selalu membuatkannya untukku! kau tuli hah?? Itu hanya membuang buang makanan saja..!! kenapa kau ini selalu membuatku marah? Bisakah sehari ah tidak seterusnya kau tidak membuatku marah hah?? Aku lelah memarahi mencaci wanita sepertimu!!” lagi lagi apa yang kuperbuat salah.. aku hanya diam memutuskan untuk seolah tak mendengar ucapannya dan lebih memilih memakan sarapanku, haha oh ayolah walaupun aku sudah kebal namun tetap saja entah kenapa air mataku selalu keluar saat dia membentakku seperti tadi,, bahkan rasa masakanku berasa asin seluruhnya dilidahku, karena bercampur dengan air mata yang terus keluar.
Kulihat dia sudah berpakaian seragam dengan rapih, dia hanya melirikku sekilas lalu kembali membetulkan dasinya didepan cermin, aku memutuskan untuk mengambil handukku dan langsung masuk ke kamar mandi.

hah… ada apa denganku eoh?? Aku menangisinya lagi,sudah berapa kali aku membuatnya menangis?? Mianhae.. yira ah ini caraku agar kau tidak lagi mencintaiku ah bahkan berhenti memperdulikanku,, aku hanya akan membuat hidupmu hancur, mianhae. Batin taehyung
taehyung  memutuskan pergi menuju sekolah namun sebelumnya diadatang terlebih dahulu ke dokter pribadinya..
“taehyung-ah kau datang??” taehyung hanya tersenyum kaku membalas sambutannya
“hey ada apa denganmu?” tanya dokter muda bernama daehyun tersebut, ya umurnya hanya 3 tahun lebih tua dari taehyung jadi wajar saja dia begitu bersahabat dan bahkan taehyung sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri tak jarang ia selalu jadi tempat curahan isi hati taehyung.
“hmm” taehyung hanya menjawab tak bersemangat sambil menjatuhkan badannya di atas sofa dan terus menatap langit langit ruangan tersebut entah fikirannya melayang kemana pandangannya kosong seolah sedang memikirkan hal yang begitu disesalinya.
Daehyun hanya menatap taehyung iba dia mengambil segelas orange juice dari dalam lemari es dan menyodorkannya kepada taehyung “minumlah..!” taehyung menerimanya dengan lemah.
“sebenarnnya kau ini kenapa?” Tanya daehyun sambil duduk di depan taehyung.
“aku ini pria jahat hyung..” katanya sambil meminum orange juice ditangannya matanya masih terus memandang kosong
“maksudmu??”Tanya daehyung bingung
“aku menyakiti seorang wanita yang tak seharusnya aku sakiti hyung,dan parahnya lagi dia selalu baik padaku..” matanya mulai memerah ada gurat kesedihan yang amat dalam disana daehyun yang melihatnnya saja ikut kasihan.
“lalu apa alasan kau membencinya??”Tanya daehyun penasaran sambil membetulkan posisi duduknya pertanda dia benar benar akan menyimak cerita yang akan keluar dari mulut taehyung
“hhhh”taehyung membuang nafas kasar “aku.. hanya tak ingin dia mencintaiku dan harus terpuruk sedih jika nanti aku meninggalkannya!” kini taehyung tak bisa membendung tangisnya “kau tau sendiri kan penyakitku eoh?? Aku kapan saja bisa mati.. kalau kau ada di posisiku apa kau akan membiarkan yeoja menangis dan terpuruk dalam kesedihan yang berlarut larut karena ditinggalkan orang yang ia cintai??” taehyung bercerita dengan emosi yang sudah dipendamnya daehyung tertegun mendengar cerita taehyung tersirat rasa iba mendalam dimatanya.
“jadi wanita itu mencintaimu??” Tanya daehyun “molla tapi aku merasakannya,aku takut dia malah mencintaiku terlalu jauh”taehyung menenggak habis minumannya “kau mencintainya??” pertanyaan daehyun kini membuat taehyung sejenak terdiam pandangannya menerawang jauh,,
“hmm aku mencintainya..” jawab taehyung sambil memejamkan matanya “lalu kenapa kau menyakitinya?? Hah?” kini nada bicara daehyun mulai meninggi “aku tak ingin menyakitinya nanti hyung aku tak mau dia menangisi kepergianku nanti, dan bersedih berlarut larut karena itu”
“jadi kau menyakitinya sekarang?? Kau menangisinya sekarang?? Dengan sikapmu?? Dan membuat dia membencimu? Dan membuatnya menyesal telah membencimu saat tau kau pergi dalam keadaan kau mencintainya?? Dan memberitahukan kau mencintainya saat detik detik terakhir begitu?? Oh ayolah taehyung ini bukan drama, justru dengan begini kau malah akan sangat menyakitinya dia akan terpuruk dalam kesedihan..” daehyun meyakinkan taehyung bahwa sikap yang diambilnya itu salah
“tapi hyung setidaknya saat aku pergi dia tidak mencintaiku lagi..” taehyung meyakinkan
“kau yakin? Dia akan begitu mudah menghilangkan rasa cintanya padamu?? Sedangkan kalian berdua masih bersama dengan ikatan pernikahan??” taehyung bungkam dengan kata-kata daehyun sekarang dia kehabisan kata-katanya hatinya membenarkan apa yang dikatakan daehyun namun otaknya benar benar ragu untuk mengambil keputusan
“akhh aku pusing !! aku berangkat sekolah sekarang !!” taehyung bergegas mengambil jaketnya dan pergi menuju motonya, daehyun hanya menggelengkan kepalanya.
========================================================
Pelajarannya kali ini terasa begitu membosankan,membuatku kerap dihinggapi rasa kantuk yang begitu kuat,aku memutuskan meminta ijin ke kamar mandi untuk membasuh mukaku.
Aku berjalan sepanjang lorong sekolah dengan sedikit memperhatikan beberapa kelas yang sedang begitu sunyi di isi pelajaran yang sangat membosankan bagiku, namun langkahku terhenti saat melewati ruang kesenian, aku mendengar suara erangan kesakitan.. niatku ke kamar mandi sedikit teralihkan, aku mendadak ingin melihat keadaan didalam sana,, aku sedikit membuka pintu ruangan tersebut mengintip apa yang terjadi, bola mataku membulat saat aku melihat taehyung oppa memegang kepalanya kesakitan dia terduduk, aku berniat membantunya namun.. aku teringat kata-katanya kemarin, aku terdiam sejenak,, dan “persetan dengan kata-katanya… persetan pula dengan penolakannya.aku mencintainya..” batinku segera aku berlari ke arahnya yang sedang kesakitan,, dia menyadari kehadiranku dia menatapku kaget.
“mmau apa kau kesini?? Hah?? PERGI !! aku muak melihatmu!!” dia mengusirku namun entah kenapa kaki ku enggan meninggalkannya dan malah melihatnya seperti orang bodoh tanpa melakukan tindakan apapun
“PERGI !! kataku pergi,, ARGHHh ahh appo..” badannya ambruk tangannya mencengkram kuat kepalanya seolah , aku segera menghampirinya
“sunbae… sunbae,, kau baik baik saja?? Sunbae..!!” aku mencoba memastikan keadaanya dia menatapku nanar “yira..” ucapnya sebelum matanya benar benar menutup, dia pingsan ya benar dia pingsan, aku panic setengah mati melihat orang yang aku cintai kesakitan sampai kehilangan kesadarannya aku segera berteriak mencari pertolongan namun ruang kesenian yang letaknya berada di pojok membuat aku sulit mencari pertolongan aku sedikit berlari mencari orang yang bisa membantuku, keberuntungan ada di pihaku suga sunbae teman sekelas taehyung berjalan ke arahku aku langsung menarik lengannya dia sedikit kaget dengan perlakuanku
“apa yang kau lakukan?? Apa yang terjadi?”tanyanya bingung sambil terus mengemut lolipopnya
“sunbae ini bukan waktunya untuk berkepo ria ini darurat!! Palli ikut aku!!”aku menarik lengannya,
“darurat?? Apanya yang darurat? Eoh?” tanyanya semakin bingung “aishh,, Taehyung sunbae !! dia pingsan di ruang kesenian!!!” kata-kataku membuat suga segera membulatkan matanya dan langsung berlari mendahuluiku menuju ruang kesenian
“taehyung !!” suga sunbae langsung menghampiri tubuh pucat taehyung sahabatnya “taehyung ireona !!” suga mengguncang guncangkan tubuh taehyung,dia segera mengeluarkan handphone dicelananya dan menghubungi rekan yang lainnya “hallo, yak park jimin palli cepat ke ruang kesenian sekarang taehyung pingsan..!!” “ahh ne aku tunggu segera jangan lupa ambil kunci mobilmu sekalian!” titahnya ditelepon “ah kau han yira tolong bantu aku mengangkat tubuhnya!” titahnya padaku aku hanya menganggukan kepala,mencoba mengangkat badan taehyung “heughh aishh..kkau bberat sekkali bodoh!!” umpat suga sambil mengangkat tubuh berat taehyung,aku hanya diam walau aku juga merasakan betapa beratnya tubuh taeyung oppa, tak lama pintu ruang kesenian terbuka dengan keras kulihat park jimin berlari kearah kami dengan tergesa gesa “hyung waeyo??”tanyanya sambil mengatur nafasnya tersenggal “jangan banyak Tanya cepat bantu kami mengangkatnya ke mobil!” jimin segera membantu kami, dengan susah payah kami mengangkatnya menuju mobil jimin dan langsung membawanya ke rumah sakit.
========================================
yira berjalan mondar-mandir gelisan di depan pintu ruangan,sambil terus menggigit jari telunjuknya “tenanglah dia akan baik-baik saja..!” jimin menepuk pundak yira sambil tersenyum sedangkan suga masih terus menghubungi teman temannya yang lain “gomawo sunbae..” jawab yira merasa sedikit tenang “kau sudah makan siang??”Tanya jimin yira hanya menggeleng lemah “baiklah aku akan membelikan makanan untukmu sebentar”kata jimin namun segera ditahan oleh yira “anni sunbae aku tidak apa-apa aku tidak mau merepotkanmu”jawabnnya tidak enak “justru jika kau telat makan kau akan lebih merepotkan!!” kata jimin sambil melancong pergi,yira hanya diam membenarkan kata-kata jimin dalam hati, tiba-tiba dokter yang menangani taehyung (daehyun) keluar.
“apa dia baik-baik saja??” Tanya yira khawatir,dokter itu malah tersenyum dam bertanya “apakah kau yeoja bernama yira?? Han yira?” yira sedikit bingung dengan dokter tersebut yang tiba-tiba mengalihkan pembicaraan , lalu yira hanya mengangguk “dia baik-baik saja tapi mungkin kesadarannya akan pulih besok”katanya sambil tersenyum menepuk pundak yira “umm dok,aku mau bertanya taehyung op ah taeyung sunbae dia kenapa?” yira bertanya dengan hati-hati belum sempat dokter menjawab suga menghampiri mereka “kami boleh kedalam dok??”Tanyanya tergesa,dokter hanya menganggukan kepalanya suga langsung menyerobot masuk kedalam “kau akan tau sendiri yira, aku tidak bisa memberitahunya sekarang”kata daehyun dengan raut wajah sulit diartikan lalu pergi meninggalkan yira dengan ribuan pertanyaan dibenaknya “sebenarnya apa yang terjadi?? Let me know taehyung oppa” gumamnya lirih, yira memutuskan masuk keruangan taehyung,terlihat disana suga duduk di sofa masih sibuk dengan handphone “sebenarnya kemana mereka semua?? Kenapa disaat keadaan genting mereka tidak bisa dihubungi”geram suga “sunbae.. kau boleh pulang biar aku yang menunggu taehyung oppa , kau terlihat sangat lelah” kata yira terlihat khawatir, suga sedikit berfikir “baiklah.. aku titip taehyung sebenarnya aku tidak ingin meninggalkannya tapi.. aku sudah berjanji akan mengantar ibuku ke gangnam, lagi pula masih ada jimin kau bisa bergantian dengannya jika kau lelah, yang lain biar aku mencoba menghubunginya” katanya panjang lebar “hmm oppa aku akan menjaganya kau tidak usah khawatir”kata yira sambil tersenyum “baiklah…aku pergi dulu, aku titip dia ya, bye..” suga meninggalkan pintu ruangan dan berpapasan dengan jimin yang akan masuk terlihat mereka sedikit berbincang sampai suga pun benar benar pergi meninggalkan mereka bertiga yang disusul masuknya jimin kedalam ruangan sambil tersenyum dengan kantong plastic ditangannya “makanlah !” jimin menyerahkan kantong plastic itu pada yira,yira menerimanya dengan ragu “kau sudah makan sunbae?,kalau belum..” “aku sudah makan, kau makan saja sendiri”jimin memotong perkataaan yira sambil tersenyum “baiklah aku akan memakannya maaf aku..” “kau tidak merepotkanku tenang saja..!” lagi lagi jimin memotong perkataan yira,membuat yira terkekeh pelan dan langsung menyantap makanan yang diberikan jimin yaitu sebungkus kimbab dan milkshake rasa strawberry,jimin hanya tersenyum melihat yira menyantap makanan yang dibawanya dengan lahap.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“sunbae.. ini sudah malam, kau boleh pulang biar aku yang menjaga taehyung oppa lagi pula besok kau harus sekolah” kata yira mengingatkan jimin yang sedang bermain game di handphonenya “aku malas pulang,lagi pula aku membawa baju ganti…”katanya sambil tetap fokus pada gamenya “aku tau kau lelah, lagi pula besok sekolah, kau tidak boleh bolos! sunbae”lanjut yira lagi kali ini jimin menyimpan handphonenya dan menatap yira seduktif,yira sedikit risih dengan tatapan itu “kau cerewet sekali han yira.. araseo araseo aku akan pulang,”membuat yira tersenyum “tapi tidak sekarang,justru aku sengaja agar besok aku bolos soalnya besok ada pelajaran yuseok songsaengnim dan itu sangat membosankan”kata jimin lalu kembali memainkan game nya dan itu membuat yira mempoutkan bibirnya jimin yang melihat itu hanya gemas ingin sekali ia mencium bibir ranum yira, namun jimin hanya menahannya dalam hati “baiklah terserah kau saja sunbae..” yira menyerah dan memilih tidur disamping taehyung.
= Keesokan harinya =
Yira terbangun dari tidurnya ia melihat taehyung disampingnya yang masih belum sadar terlintas kekhawatiran yang teramat sangat dibenaknya “kau sudah bangun??” Tanya jimin yang masuk keruangan tersebut dengan sebungkus roti sandwich dan banana milk di tangannya “eoh?? Sunbae..? ah ne aku baru saja bangun..tapi..” yira melihat kea rah taehyung “kau tenang saja,, dia nanti juga akan sadar..ini makanlah kau belum sarapan” jimin menyerahkan makanan tersebut ke yira “kau sendiri sudah sarapan sunbae?” Tanya yira “aku sudah sarapan tadi di depan”katanya tersenyum miring, yira menerima makanan tersebut dengan senyuman dan melahapnya, baru setengah yira memakannya , yira langsung berhenti saat melihat taehyung mulai membuka matanya “oop sunbae.. !!” yira hampir saja memanggil taehyung dengan sebutan yang dibencinya karena terlalu senang , namun kesenangnnya tak bertahan lama saat taehyung menjawabnnya dengan dingin “sedang apa kau disini?” tanyanya dingin “aku menunggumu sadar sunbae”jawab yira hati-hati “pergi!! Aku muak melihatmu!! Lagi pula aku sudah sadar kau bisa pergi sekarang aku muak melihatmu lama-lama!” usir taehyung kasar,yira hanya menunduk dan keluar ruangan sambil menahan tangisnya,jimin yang meilhat itu pun geram dan menegur taehyung “kau ini apa-apaan hah?? Kenapa kau berbuat seperti itu padanya?!”kata jimin dengan suara tinggi “kenapa kau malah membelanya?? Ahh aku lupa,, bukankah kau menginginkannya?? Haha ambilah kau bisa menidurinya kapanpun” jawab taehyung pedas jimin sempat akan melontarkan tinjunya namun segera ia tahan mengingat keadaan taehyung yang baru sadar “kkau ! kau seharusnya berterima kasih padanya !! KIM TAEHYUNG !! kalau bukan dia yang menyelamatkanmu !! mungkin saat ini kau sudah MATI !! diruang kesenian itu!! Dasar tidak tau berterima kasih!! Sikapmu sudah keterlaluan kim taehyung!!” jimin langsung meninggalkan ruangan mengejar yira dan berpapasan dengan daehyung yang akan memeriksa taehyung.
Daehyun hanya diam saat memeriksa keadaan taehyung,begitu juga taehyung yang masih larut dalam fikirannya “hyung..”taehyung membuka pembicaraan saat daehyung membetulkan infusan taehyung “hmm?” “aaaku..” kata taehyung menggantung “apa yang temanmu bilang benar, sikapmu benar benar keterlaluan, apa setega itu kau membuat yeoja yang kau cintai menangis dengan beberapa luka yang kau berikan padanya yang mungkin sulit disembuhkan..” daehyun menatap taehyung lekat,, air mata taehyung sudah mengalir dari tadi “tapi hyung..” “ubahlah jalan yang kau pilih sebelum menyesal kim taehyung..” ucap daehyun meninggalkan taehyung yang terus terisak ditempat tidurnya…
=Other side=
Yira terus menangis dibangku taman rumah sakit hatinya terasa sangat rapuh saat ini.. ia sudah merasa sangat lelah menerima perlakukan kasar kim taehyung , jimin menghampiri yira yang sedang menangis “eoh?? Sunbae?? Sejak kapan kau??” yira segeran menghapus air matanya asal menyadari kehadiran jimin “sejak tadi ..” katanya sambil terus menatap lurus kedepan , sejenak keheningan tercipta diantara mereka berdua sampai jimin bertanya “kenapa kau bertahan?” yira menatap jimin bingung seakan mengerti kebingungan yira jimin memperjelas pertanyaanya “kenapa kau tetap bertahan dengan kim taehyung walau kau selalu mendapat perlakukan seperti ini darinya? Aku tau bukan sekali dua kali ia melakukannya padamu, sering iya kan?” dia menghela nafas panjang mendengar pertanyaan jimin sebelum ia menjawabnnya “ada banyak alasan sunbae..” “apa itu?” “pertama, almarhum ibunya sudah menitipkan dia padaku , kedua, ada banyak pertanyaan yang aku simpan dan hanya dapat dijawab oleh dia dan yang ketiga…” “kau mencintainya… iya kan?” jimin memotong perkataan yira, yira terdiam “hmmm aku mencintainya sunbae.. entahlah mungkin aku ini tolol atau idiot,, aku mencintainya.. padahal aku tau jelas jelas ia membenciku.. aku ini bodoh sunbae..” kini yira tidak dapat menahan tangisnya lagi dia menangis menutup mukanya dengan tangan jimin segeran menyenderkan yira ke pundaknya hati jimin berasa ikut merasakan kesedihan yang yira rasakan jimin juga mulai merasa air matanya akan jatuh namun jimin menahannya ya,, jimin laki laki namun dia benar benar tidak tahan jika harus berhadapan dengan seorang wanita yang menangis “aku tau kau pasti bisa melewati ini semua.. aku tau kau seorang wanita yang tegar han yira.. lanjutkan jika kau memang benar benar mencintainya..namun jika kau memang sudah merasakan kesedihan dan penderitaan yang tak bisa kau tahan lagi datanglah kepadaku aku bersedia menjadi pundakmu..” jimin meyakinkan yira.. yira masih hanyut dalam kesedihannya “anggap saja aku ini temanmu atau kakakmu dan mulai saat ini jangan panggil aku dengan sebutan formal lagi sekarang panggil aku oppa araseo??” jimin memberikan jari kelingkingnya pada yira , yira terdiam dan melihat sejenak kearah jimin lalu tersenyum dan menyambut jari kelingking jimin dengan kelingkingnya.
Tanpa mereka sadari kim taehyung menyaksikan mereka berdua dari jauh.. hatinya merasak sangat sakit melihat yira bisa tersenyum karena jimin ia berharap dialah yang menjadi posisi jimin sekarang namun karena sikapnya ia malah berada di posisi sebaliknya walau dia tau yira mencintainya dan dia mencintai yira namun mereka tidak semudah itu bisa bersatu karena taehyung sadar ia akan menyakiti yira pada akhirnya dengan kepergiannya, namun dia juga sadar akan sikapnnya sekarang yang malah menyakiti yira begitu jauh.
=============================================
Taehyung oppa kini sudah kembali ke apartement kami setelah 2 hari menginap dirumah sakit,dia hanya diam tak bicara sedari tadi pulang dan lebih memilih masuk ke kamar lalu tertidur, dengan sikapnnya begini justru aku semakin khawatir padanya takut terjadi apa apa dengannya, aku memutuskan masuk ke kamar melihatnya dia tertidur aku menghampirinya memastikan ia sudah benar benar tidur sehingga aku punya kesempatan untuk melihat wajahnya lebih lama aku mengusap rambut hitamnya namun apa ini?? Rambut ? batinku.. ada apa dengan rambutnya?? Batinku sambil terus menatap segenggam rambut ditanganku, aku segera tersadar saat taehyung membuka matanya dan melihatku didekatnya,aku segera akan menghindar namun tangannya menahan lenganku “camkaman..” aku memejamkan mataku bersiap menerima caciannya namun aku tidak mendengar apapun aku mencoba memberanikan diri melihat wajahnya kulihat dia tengah menatapku lekat “wwae opp ah maksudku sunbae?”tanyaku hati-hati “bisakah kau temani aku tidur disini??”pintanya lemah, apa?? Apa katanya? Aku tidak salah dengar kan?? Aku tidak sedang bermimpi kan?? Oh god.. dia dia.. kim taehyung namja yang paling membenciku menyuruhku menemaninya untuk tidur?? Tentu aku tidak akan menolaknya sungguh demi apapun aku sangat senang,namun sial aku malah menjadi berkeringat dingin begini detang jantungku menjadi sangat tidak beraturan.batinku tanpa basa-basi dia menariku kedalam pelukannya, oh tuhan dengan begini aku bisa merasakan nafasnya yang hangat menderu ujung kepalaku dan suara detak jantungnya benar benar jelas ditelingaku “apa kau tidak nyaman??” tanyanya sambil terpejam “aaani.. waee sunbae?” “detak jantungmu sangat tidak beraturan..”lanjutnya “hehe ini sudah biasa..sunbae.”aku menetralkan diriku sendiri. Aku tidak mendengar suara darinya lagi..kurasa dia sudah benar benar tertidur.
====================================================================
Pagi ini Taehyung bangun lebih awal dari yira,dia lebih memilih menyiapkan sarapan untuknya dan yira,entah kenapa dia merasa moodnya menjadi lebih baik saat dia bersikap lembut dan baik kepada yira dibandingkan saat bersikap kasar hatinya selalu sakit dan gelisah dan menyesal itu semua menjadi satu hingga membuat taehyung menjadi tak karuan,entah sampai kapan dia akan bersikap lembut seperti sekarang akankah sementara atau sampai seterusnya sampai penyakitnya lambat laun menarik rohnya keluar,kemarin saja yira mendapati rambut taehyung yang mulai rontok.
“taehyung oppa!!!!!!!! Andawae.. taehyung!! Oppa .. kajima..kajima.. KAJIMA!!!...” yira terbangun dari mimpi buruknya nafasnya tak beraturan…
“mimpi itu..seolah memberiku sebuah peringatan..ada apa sebenarnya”batin yira tiba tiba dia teringat sosok taehyung dia segera berlari mencari taehyung, hatinya lega saat mendapati taehyung sedang memasak di dapur.. “eh?? Apa? Dia memasak?? Tidak biasanya”batin yira , taehyung sedikit kaget melihat yira tiba-tiba ada dibelakangnya namun kemudian dia tersenyum
“Kau sudah bangun eoh?? Duduklah sebentar lagi masakanku matang”kata taehyung sambil membolak balik omelet buatannya, yira hanya melongo tak percaya dengan perkataan taehyung, dia mengira sikap taehyung kemarin tidak akan berlanjut sampai pagi ini, “Kenapa kau melamun?? Kau tidak mau sarapan buatanku ya? Tenang saja aku tidak akan meracunimu!”katanya tergelak “aaani sunbae ,, umm baiklah .” yira duduk dengan sedikit ragu menunggun masakan taehyung
“cha.. selesai…!!”taehyung meletakan 2 piring omelet buatannya dimeja makan “makanlah..!!” kata taehyung sambil tersenyum.mereka berdua pun menikmati sarapannya.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yira kini telah siap untuk pergi ke sekolah,dia sedikit merapikan dirinya didepan cermin dan segera keluar apartementnya namun tangannya ditahan oleh taehyung “berangkatlah bersama denganku..”katanya dengan tatapan memohon “ttapi sunbae…”kata yira tergagap dengan tatapan tak percaya entahlah pagi ini yira merasa hal hal tak terduga datang padanya “apakah,, kau sudah ada janji dengan pria lain untuk berangkat bersamamu??”Tanya taehyung kecewa “TENTU SAJA TIDAK OPPA !!”dengan cepat yira membantah “aku tidak punya namjachingu..”lanjutnya sambil tertunduk malu “hanya kau lah kim taehyung, pria satu satunya dihatiku..”batin yira , seakan bisa membaca apa yang difikirkan yira, taehyung pun tersenyum puas dia segera memakai jaketnya dan mengangkat dagu yira.. “kenapa menunduk??” tanyanya sambil menatap mata yira dalam membuat yira meleleh seketika ditatap seperti itu oleh taehyung, yira hanya terdiam ditempat hanyut dalam tatapan taehyung tanpa ia sadari wajah taehyung dan wajahnya semakin mendekat hingga tidak ada jarak diantara mereka. Yira menutup matanya saat merasakan bibir taehyung menempel pada bibirnya,jantung yira serasa ingin meledak, untuk beberapa saat mereka hanya diam menempelkan bibirnya masing masing,namun taehyung segera melumat lembut bibir apel yira “manis”batin taehyung entah ini efek liptick yang yira pakai atau memang rasa itu datang dari perasaanku sendiri mereka semakin terhanyut dalam ciuman manis dipagi ini.. taehyung menarik tekuk yira memperdalam ciumannya namun masih tetap lembut dan manis bagi yira .. “ini yang aku harapkan akhirnya semuanya terkabul ciuman pertamaku diambil oleh orang yang aku cintai”batin yira, yira tersenyum dalam ciumannya tak terasa air matanya terjatuh,taehyung langsung melepaskan tautan antara mereka merasakan yira menangis,bukan menangis sedih namun tangis haru yang keluar,taehyung langsung memeluk yira “mianhae..”ucap taehyung hampir tak terdengar. “sunbae kita hampir telat..”kata yira masih dalam pelukan taehyung.. “kau benar..tapi aku sudah nyaman seperti ini.”taehyung memejamkan matanya masih memeluk yira.. “kau benar tapi aku ada ulangan sekarang” kata yira dengan raut kecewa “mata pelajaran siapa?”Tanya taehyung masih enggan melepaskan pelukannya “Bang songsaengnim..” “aishh pelajaran guru menyebalkan itu..”umpat taehyung “baiklah ayo kita berangkat..”kata taehyung melepaskan pelukannya dan langsung meraih tangan yira menuju motor taehyung.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Taehyung menghentikan motornya,semua orang melihat taehyung tak percaya., bagaimana tidak taehyung membonceng seseorang yang sangat dibencinya saat ini.. ya.. -_- ‘HAN YIRA’ taehyung hanya acuh dengan tatapan disekitarnya sedangkan yira merasa sangat bingung dengan dirinya saat ini.. ditengah kebingungannya itu taehyung langsung menggenggam tangan yira dan berjalan menuju gedung sekolah yira hanya menatap taehyung tak percaya “lihatlah kedepan  kau bisa jatuh jika terus melihat wajah tampanku ini…”kata taehyung masih terus berjalan tanpa melihat yira,wajah yira langsung memerah mendengar itu,taehyung yang melihatnya tersenyum puas “oh tuhan wajahnya sangat menggemaskan jika seperti itu, aku bisa gila jika seperti ini,lihat bibir merahnya.aish.. ingin sekali aku menciumnya sekarang didepan umum arghh han yira aku mulai gila karenamu.”batin taehyung “sunbae terima kasih sudah mengantarku, sekarang aku masuk ke kelas,sebaiknya kau juga masuk sebentar lagi bel berbunyi” ya taehyung mengantar yira sampai depan kelasnya “kau masih memanggilku sunbae??” taehyung mempoutkan bibirnya “bukankah kau tidak suka jika aku memanggilmu oppa?” yira menunduk takut , taehyung sedikit kecewa mengingat sikapnya dulu kepada yira “lupakan itu.. sekarang panggil aku oppa ne?”pinta taehyung yira hanya mengangguk malu , lalu taehyung pun pergi menuju kelasnya diatas. Yira pun segera menuju bangkunya namun ia sadar bahwa seisi kelas terus memperhatikannya sampai ia duduk dikursinya ia masih saja menjadi pusat perhatian sekelas yira sedikit risih ia pun menanyakan kepada sahabatnya. “yak yoojin ada apa dengan mereka? Kenapa mereka terus menatapku seperti itu??” “yak si bodoh ini..!! bagaimana tidak?? Mereka tau kau wanita yang paling dibenci kim taehyung dan sekarang dengan mata kepala mereka sendiri mereka melihat kau berangkat sekolah bersama dia bahkan kau bergenggaman tangan dengannya tentu saja kau menjadi pusat perhatian.” Kata yoojin sambil menjitak yira “auwhh eyy kurasa mereka berlebihan..” kata yira lagi “terserah kau saja,, lah dasar si bodoh..” kata yoojin kembali menekuni bukunya”
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
#Breaktime
“hey hey hey.. lihat..dia datang” kata jhope melihat kedatangan taehyung
“what’s up.. broo” kata namjoon menepak pundak taehyung yang hanya dibalas senyuman taehyung
“bagaimana kau sudah sehat hyung??”Tanya jungkook sambil menyeruput juice nya
“hey hey dengar ini “kim taehyung berpacaran dengan wanita yang dibencinya” oh man.. kau.. hahahaha chukkae..” kata suga menepuk nepuk pipi taehyung, “akhirnya kau sadar juga taehyung..” kata jimin tersenyum “aigoo kalian salah faham,, ini bisa aku jelaskan..!!” kata taehyung malu-malu. “sudahlah … benarkan apa yang aku bilang jangan terlalu membencinya..”kata jin “hey hey jangan jangan kau dan dia semalam..ahh untung aku tidak keburu menyentuhnya”jimin berbisik sambil menggoda taehyung “ish.. dasar kau si pendek mesum.. bisakah kau..aish..”taehyung mengumpat jimin yang terus berfikiran yang tidak-tidak tentang dirinya dan yira. Semuanya tertawa melihat jimin langsung ciut mendengar perkataan pedas taehyung.. namun tak lama kemudian wajah taehyung terlihat memucat tangannya mengepal kuat menahan sakit… “hyung .. kau baik baik saja…wajahmu pucat sekali..”jungkook yang menyadari itu langsung bertanya “aku baik baik saja..aku ke kamar mandi sebentar…”taehyung mencoba tersenyum dan pergi ke kamar mandi.
Taehyung melihat bayangan dirinya yang menyedihkan dalam kaca kamar mandi rambut hitam kecoklatannya kini mulai menipis matanya yg bening kini mulai menguning.. bibirnya yang pucat, dia memutuskan untuk pergi menuju tempat daehyun sekarang.


Apa yang terjadi dengan taehyung??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar