Entri Populer

Sabtu, 27 Desember 2014

(Two Shoot) Let Me Know Pt.2 [END]



 Cast :

Han Yira (OC)
Kim Taehyung
Other cast :
Daehyun B.A.P
All member bts
Genre :
Angst,Marriage,Sad Romance
 Author :
YeppoAlien


Taehyung berjalan oleng sesampainya ditempat daehyun “hyung…!”panggilnya dengan suara serak menahan sakit tangannya terus memegang kepalanya yang kesakitan…”taehyung ah…!!” daehyun langsung menghampiri taehyung yang sebentar lagi akan ambruk ke tanah dan langsung menahannya “hyung..!”panggil taehyung sebelum menutup matanya , taehyung pingsan.
“nghhh yira… han yira…”panggil taehyung masih dengan mata terpejam daehyung yang menyadari itu langsung menghampiri taehyung “han yira,,, hiks hiks” kini taehyung mulai menangis daehyung menatap iba taehyung, daehyun segera mengambil peralatan medisnya “taehyung ah..!” daehyun terkejut saat melihat darah keluar dari hidung taehyung… dia segera mengambil kapas dan membersihkannya. “hyung…aku aku..”taehyung berbicara terbata bata.. “aku akan mati hyung..” lanjut taehyung “yak bodoh.. jangan bilang begitu!!” jawab daehyun marah sambil terus menutup hidung taehyung dengan kapas karena darah yang terus keluar..
“taehyung ah.. kita ke rumah sakit sekarang kita lihat perkembangan kanker di otakmu..” daehyung langsung membantu taehyung berdiri dan berjalan menuju mobilnya,taehyung hanya pasrah dengan apa yang dilakukan daehyung sekarang , dirinya sudah merasa sangat lemas sekarang
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Other side
Yira menunggu gelisah taehyung di apartementnya,pulang sekolah dia langsung ke apartementnya setelah jimin dan jungkook memberitahunya bahwa taehyung pulang lebih awal dan mereka melihat taehyung sedikit pucat tadi,namun yira tak mendapati taehyung di apartement dia takut terjadi apa-apa dengan taehyung apalagi taehyung yang baru sembuh.
Otaknya kembali berputar mengingat kejadian kemarin.. dirinya mendapati rambut taehyung yang rontok.. dirinya menebak nebak apa yang terjadi pada tehyung namun ia segera menepis dugaanya membuang jauh jauh apa yang difikirannya dia yakin taehyung baik baik saja.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“Taehyung ah.. kau harus segera di operasi..”kata daehyun hati-hati “kenapa harus di operasi.. bukankah sama saja di operasi atau tidak aku akan tetap mati” kata taehyung memalingkan wajahnya tidak ingin daehyun melihat kerapuhannya “namun jika operasi ini berhasil kau bisa bertahan lebih lama!!!” kata daehyun sedikit marah.. “JIKA TIDAK??? AKU AKAN MATI KAN??? IYA KAN SAAT  ITU  JUGA!!!!!!! JIKA KAU TIDAK BERHASIL MELUMPUHKAN KANKER TERSEBUT AKU AKAN MATI!!!!!” teriak taehyung sambil menangis “Percayalah taehyung kau akan sembuh…!! Kau masih ingin bersama yira lebih lama kan?? Yakinlah operasi ini akan berhasil,, jika kau tidak ingin di operasi kau bisa mati besok atau lusa..!!! fikirkan baik baik taehyung ah..”daehyung pergi meninggalkan taehyung,taehyung terdiam otaknya merekam sosok yira gadis yang dicintainya saat ini.. hatinya sangat bingung apa yang harus dia lakukan sekarang, kata-kata dokter teman daehyun hyung terus terngiang ditelingaku “hyun.. dia harus segera di operasi jika tidak dia bisa mati besok atau lusa kankernya sudah mulai menyerang bagian inti otaknya , kita bisa melumpuhkan kanker tersebut namun aku tidak tau ini akan berhasil atau tidak.. jika berhasil ia bisa bertahan lebih lama dan ada kemungkinan untuk sembuh namun jika proses pelumpuhan tidak berhasil kanker tersebut akan 2 kali lipat lebih ganas dan akan balik menyerang otaknya,dia bisa mati saat itu juga”. Kata kata itu terus terngiang di telinga taehyung.
================================================================
Taehyung oppa sebenarnya kau kemana??? Aku semakin tak karuan ini sudah malam…tapi dia belum juga datang segala fikiran negative terus masuk ke otakku namun aku segera menepisnya.
“ceklek..” antara bahagia dan khawatir mendengar pintu apartement terbuka aku yakin itu pasti taehyung oppa dan ternyata dugaanku benar itu taehyung oppa namun kenapa penampilannya sangat acak acakan mukanya juga sangat pucat namun aku tidak mencium bau alcohol , aku langsung memeluknya “oppa kau kemana saja aku mengkhawatirkanmu..” kataku dia hanya diam tak menjawab “lepaskan..”katanya dingin … sikap itu…jangan aku mohon jangan kembali seperti dulu. batinku “oppa kau baik baik saja..?? wajahmu pucat..” tanyaku khawatir menyentuh wajahnya namun tanganku langsung ditepis kasar olehnya “Jangan coba coba menyentuhku wanita sialan!!!!!” katanya marah… air mataku jatuh saat dia kembali bersikap seperti itu padaku hatiku sesak. “oppa wae?? Kenapa kau..?”tanyaku menggantung “ahhh aku lupa menjelaskannya padamu.. ingat kemarin aku hanya mempermainkanmu saja,, harusnya kau sadar hal itu.. tapi ternyata aku salah kau terlalu bodoh untuk aku permainkan,, hahaha kau mudah sekali dipermainkan wajar saja,jimin ingin sekali mendurimu sekali aku membencimu aku tetap memebencimu DASAR WANITA BODOH!!!!!”
“PLAKKK!!!!” aku menamparnya ,, ya aku menamparnya tanganku bergetar hebat setelah menamparnya,, “kau baru tau kalau aku BODOH KIM TAEHYUNG?? Kau baru tau hah?? Hahaha seharusya kau ini tau dari awal bahwa sebenarnya aku ini memang wanita bodoh yang menngenaskan!!! Kau tau kebodohanku apa?? Kebodohanku dan kesalahanku yang terbesar adalah MENCINTAIMU!!!! AKU INI BODOH!! AKU MENCINTAI SESEORANG YANG JELAS JELAS MEMBENCIKU !! kau benar seharusnya kemarin aku sadar kau hanya mempermainkanku mana mungkin kau dengan mudah berubah drastis seperti kemarin. Hahah aku ini benar benar bodoh dan menyedihkan,, aku menyerah.. aku tau aku ingkar janji kepada almarhum ibumu.. aku minta maaf., maaf juga jika selama ini aku menjadi pengganggu dalam hidupmu..!! aku akan pergi dari kehidupanmu mulai sekarang..terima kasih sudah menyadarkan aku,sekarang aku sadar aku hanya seorangan WANITA BODOH UNTUKMU.!” 
aku segera pergi meninggalkannya aku tidak kuat melihatnya lama-lama, aku segera pergi meninggalkan apartement ini, aku mengambil semua baju bajuku dilemari dan segera pergi meninggalkannya dia hanya menatap datar kepergianku, kim taehyung kau laki-laki jahat batinku. Aku terus menangis sepanjang jalan persetan dengan orang orang yang menganggap aku gila menangis keras dijalanan ramai seperti ini,aku sudah tidak bisa lagi menahan semuanya,setelah meluapkan semua kepadanya bukan kelegaan yang aku dapat namun hatiku semakin sesak, malah sekarang bekali lipat sesak,perih dan sakit menjadi satu.entahlah sekarang aku harus pergi kemana.aku tidak punya lagi tempat tinggal selain apartement itu.
====================================================================
Beberapa menit setelah kepergian yira, taehyung pun langsung melempar benda apapun yang didekatnya, hatinya hancur melihat yira pergi dan membencinya padahal ini adalah hal yang ditunggu taehyung namun taehyung salah besar dia merasakan sakit yang teramat sangat melihat wanita yang dicintainya pergi. Kata-kata yira terus terngiang ditelinga taehyung dia meraba pipinya yang ditampar oleh yira “harusnya kau jangan menamparku saja,, harusnya kau juga membunuhku han yira.. !!! aku tak pantas hidup..!!!!!! arghhh.. aku lebih baik mati…..!!!! han yira mianhae…. Hiks hiks” taehyung memecahkan vas bunga yang digenggamnya sehingga darah segar keluar dari tangan taehyung kini lengkap sudah keperihan yang diderita oleh kim taehyung.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“ada apa dengan tanganmu taehyung??”Tanya daehyun melihat tangan taehyung yang diperban sambil melepaskan sarung tangan karetnya, taehyung hanya diam, tak lama dia menangis…. “hey.. sebenarnya ada apa denganmu??”Tanya daehyung bingung “aku ingin sembuh hyung..!! operasi aku sekarang.. sembuhkan aku.. jebal…!!” taehyung berlutut dikaki daehyun, membuat daehyun kebingungan “hyung… sembuhkan aku…”kini tangisan taehyung semakin menjadi , daehyun bisa melihat taehyung kini sedang dalam masalah yang serius dia bisa melihat dari penampilannya yang menyedihkan dia sedang tertekan saat ini, daehyung segera menenangkan taehyung dan mendudukannya di sofa “sebenarnya apa yang terjadi??” taehyung mencurahkan apa yang terjadi padanya selama ini dan segala kesedihan juga kebingungannya., daehyun  yang mendengarnya hanya bisa menatap taehyung kasihan. Ingin sekali dia membantu taehyung yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri namun apa yang bisa dia perbuat.
“hyung.. aku ingin di operasi..”kata taehyung lemah.. kini tenaganya sudah sangat lemah
“kau yakin?”Tanya daehyun.
“hmm operasi aku aku akan menerima apapun hasilnya namun aku mohon rahasiakan ini jangan beritahu siapapun arra??” pinta taehyung
“ttapi.. bagaimana dengan yira?” Tanya daehyun “kumohon hyung tolong jangan beritahu siapapun apalagi yira.. aku mohon..” pinta taehyung menangis “baiklah.. lusa kau akan mulai di operasi.. kau siap?” Tanya daehyun taehyung hanya mengangguk “besok kita akan mulai mempersiapkan semuanya, jadi mulai besok kau sudah mulai dirawat inap,” taehyung hanya mengangguk pasrah , dia sudah mulai pasrah apa yang akan terjadi padanya nanti akan kah ia tetap  hidup atau mati.
==========================================================
Pagi ini terasa sangat menyedihkan untukku, kejadian semalam masih terus terekam di otakku mataku sudah sangat bengkak karena terus menangis, aku melihat bayangan diriku yang menyedihkan dikaca kamar mandi “haha dasar han yira wanita bodoh” kataku menghina pada diriku sendiri, ya aku memutuskan untuk menyewa sebuah rumah kecil untuk tempatku tinggal.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“kenapa matamu bengkak begitu?? Kau habis disengat lebah??”Tanya yoojin, aku hanya diam dan melamun entah kenapa aku terus teringat kejadian semalam yang sangat aku sesalkan kenapa aku harus menamparnya hatiku rasanya sangat sakit jika teringat saat aku menamparnya. “heyy,, kau malah melamun.. kajja lebih baik kita ke kantin !” “yoojin menarikku menuju kantin aku hanya menurut dan mengikuti perintahnya , aku dan yoojin memilih duduk di bangku paling pojok yang merupakan bangku paling strategis kita bisa melihat semuanya dari sini
“kau mau pesan apa?”Tanya yoojin “terserah samakan saja denganmu!” kataku malas, tiba tiba mataku menangkap segerombolan laki laki yang sudah tidak asing bagiku mereka duduk tepat di didepan bangkuku dan yoojin, ya mereka teman teman taehyung oppa namun aku tidak melihatnya  diantara mereka aku mencoba untuk tidak mengkhawatirkannya namun tiba-tiba jimin menghampiriku “yira ah.. kau tau taehyung kemana?” Tanya jimin padaku “eoh?? Tidak sunbae.. memangnya dia kenapa?? Tanyaku bingung” “eyy kau kan. Yang..” katanya menggantung “kau kan tinggal bersamanya masa kau tidak tau taehyung kemana?”bisiknya padaku “dia tidak bisa dihubungi sejak kemarin..!” lanjutnya lagi ini semakin membuatku khawatir aku mencoba untuk tidak mengkhawatirkannya namun ini sia-sia aku tidak bisa untuk berhenti mengkhawatirkannya “heyy kenapa kau melamun??” jimin menyadarkanku “aku sudah tidak tinggal bersama dengannya lagi sejak kemarin oppa” kataku mantap yoojin membulatkan matanya mendengar perkataanku, ia menatapku seakan minta penjelasan “heyy kau mau mebocorkannya” bisik jimin padaku aku hanya dia tak menjawab “baiklah kalau begitu,,kalau kau punya kabar tentangnya beritahu kami..” katanya sambil pergi meninggalkan ku dan yoojin aku hanya diam menatap lurus fikiranku terus menerawang apa yang terjadi pada kim taehyung.
==================================================================
“taehyung…” panggil taehyung yang terus melamun kini taehyung sudah berada dirumah sakit lengkap dengan pakaian bedah yang sudah dari tadi dipakainya “kau yakin?? Tidak ingin memberitahu siapapun?”lanjut daehyun , taehyung hanya diam tak menjawab “kau bilang kau akan mencukurku?’ taehyung mengalihkan pembicaraan daehyun terlihat kecewa “baiklah tidak apa-apa kalau kau kehilangan rambutmu?” “itu kan bagian dari syarat di operasi?? Kenapa aku harus menolak??” “baiklah..” daehyun mulai mencukur rambut taehyung.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Other side
Jungkook terlihat bersama kakak perempuannya di rumah sakit, ya dia mengantar kakaknya untuk memeriksa kandungannya karena suaminya sedang berada diluar kota, dia memilih untuk berkeliling rumah sakit sambil menunggu kakaknya selesai diperiksa, tiba-tiba matanya menangkap sosok yang dikenalnya tengah duduk di kursi roda yang sedang di dorong oleh seorang dokter ia memilih mengikuti mereka berdua diam-diam sampai mereka masuk kedalam sebuah ruangan jungkook menghafal nama ruangan tersebut, lalu segera pergi dengan hati-hati.
Sebuah pertanyaan besar bagi jungkook ada apa dengan taehyung hyung?? Kenapa dia mencukur rambutnya sampai botak?? Hatinya benar benar berkecamuk saat ini banyak pertanyaan dia memilih langsung pergi ke tempat dimana ia dan teman temannya berkumpul setelah mengantar kakaknya pulang.
~~~~~~~~~~~~~~~~~
“hey kookie.. kenapa kau telat??” Tanya suga
“Aku melihat taehyung hyung….”katanya mengalihkan pembicaraan sontak mereka langsung terdiam dan langsung mendekat kearah jungkook “dimana kau melihatnya??”Tanya namjoon “dirumah sakit hyung..” jawab jungkook sambil menunduk sedih.. “Mwo??” mereka serempak kaget mendengar perkataan jungkook “hyung.. taehyung hyung.. aku rasa dia menyembunyikan sesuatu dari kita..” kata jungkook lagi “maksudmu??”Tanya jhope bingung.. “entahlah.. saat aku melihatnya dirumah sakit kepalanya sudah botak hyung.. badanya juga sangat kurus dan pucat” kini jungkook mulai menangis , suga hanya diam… “lebih baik kita ke rumah sakit sekarang!” kata jin mengambil kunci mobilnya semua mengikuti jin,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“kau hafal dimana ruangannya kan?” Tanya jimin pada jungkook, jungkook hanya mengangguk
“ini ruangannya hyung..”jungkook berhenti di depan  ruangan yang tertutup rapat “kau yakin?”Tanya suga, jungkook mengangguk pasti , namjoon membuka pintu ruangan dan terlihat taehyung yang tertidur lelap dengan selang infuse dihidungnya juga kepalanya yang sudah tanpa rambut..dibungkus oleh beanie hat, jin yang melihat itu langsung berbalik dan menangis diam-diam…
Mereka menghampiri taehyung… tiba-tiba taehyung terbangun dan kaget melihat teman-temannya sudah ada di sekitarnya, tiba-tiba jungkook langsung memeluknya erat “hyung… kau kenapa?? Kenapa kau sembunyikan semua ini dari kami??” jungkook menangis taehyung hanya diam tak bicara sepatah kata pun jimin mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh namun pertahanannya runtuh melihat teman dekatnya tergolek lemah dihadapannya dia menangis menyembunyikan wajahnya ditembok (?) “aku akan di operasi besok” taehyung buka suara dengan suaranya yang hampir habis “mwo?? Operasi?? Memangnya kau kenapa kim taehyung??”Tanya namjoon “dia mengidap kanker otak..” tiba-tiba daehyun masuk membuat semua orang melihat ke arahnya.. taehyung hanya diam tak bicara “kau pasti berbohong kan dok?? Temanku ini sehat mana mungkin dia mengidap penyakit seperti itu??!!”kata suga emosi , taehyung memalingkan wajahnya tak ingin melihat wajah teman temannya sedikit demi sedikit air matanya jatuh “satu orang silahkan ikut aku ke ruangan” daehyun menatap taehyung seakan berbicara kau tenang saja, suga mengikuti daehyun dari belakang.
Hening, tak ada suara diruangan tersebut hanya terdengar suara mesin penghangat ruangan semua orang hanya diam dalam fikirannya masing-masing tak ada yang berani membuka pembicaraan antara mereka berenam,terlihat jungkook yang akan berbicara mengurungkan niatnya dan kembali berfikir sampai jhope buka mulut “ada yang mau mendengar lelucon??”tanyanya hati-hati dan langsung dirinya mendapatkan tatapan tajam dari namjoon jhope langsung menunduk “ceritakanlah..”taehyung buka suara jhope langsung bersemangat dan tersenyum dan langsung bercerita tentang leluconnya yang menurutnya lucu walaupun menurut mereka semua itu tidak lucu mereka tertawa karena  melihat kekonyolan dari seorang jhope.
“Taehyung-ah..”kata jimin
“ne?”taehyung menengok ke arah jimin yang duduk disebelahnya
“Apakan yira tau tentang hal ini..”Tanya jimin hati-hati
“Ani..,aku tidak akan memberitahunya!”jawab taehyung
“Tapi aku yang akan memberitahunya..”kata jimin pasti taehyung langsung melotot kearah jimin.
“Kkau?? Kau akan mati jika kau memberitahunya..!”Taehyung eomosi
“hahahahah wae? Kenapa kau semarah itu hey.. santai man..!”Jimin mencairkan suasana yang mulai tegang antara dia dan taehyung
“Kau mencintainya hyung..” kini tiba tiba jungkook ikut bicara “mwooo??”Taehyung kaget tak percaya, “bagaimana bocah itu tau tentang hal ini apakah daehyun hyung…”batin taehyung “benarkan kau mencintainya??”Tanya jungkook lagi tersenyum miring “Kau tau apa tentang cinta!! Dasar bocah!! Aku tidak mencintainya.” taehyung menyanggah keras “dengan sanggahan kerasmu itu justru itu makin memperlihatkan bahwa kau takut bahwa kenyataan tersebut diketahui banyak orang iya kan?” kini jungkook tersenyum jahil ke arah taehyung “YAKK kau.!!” Taehyung bersiap akan melempar jungkook dengan vas bunga yang diambilnya namun “Pranggg..”vas bunga tersebut jatuh kebawah, “Arghhhh Appo…arghh” taehyung memegang kepalanya yang terbungkus beanie hat tersebut “Taehyung..”jin langsung menghampiri taehyung “Panggil dokter palli!!!” namjoon berteriak kearah jungkook, jungkook langsung menuju ke arah pintu namun pintu tersebut keburu terbuka tanda ada orang yang masuk dan BINGO ,, daehyun bersama suga kebetulan memasuki ruangan terlihat mata suga yang sembab disana “wae??”Tanya suga melihat jungkook yang terburu-buru “taehyung.. hyung..”jungkook menunjuk kebelakang dengan cepat suga langsung berlari ke arah taehyung yang dikelilingi teman temannya begitu juga dengan daehyung “biar aku lihat..” daehyung segera memeriksa keadaan taehyung “Andwae..”gumam daehyun,daehyun langsung berlari menghampiri telepon “CEPAT HUBUNGI DOKTER HAN”teriak daehyun di telepon “tapi dok dokter han sedang..”jawaban diseberang telepon “CEPAT HUBUNGI DOKTER HAN..DAN SIAPKAN RUANG OPERASI SEKARANG!!!!!!!!!!!!”daehyun berteriak dan langsung melempar gagang telepon yang digenggamnya.
===============================================================
“taehyung oppa kau sedang apa disana..”batinku sambil menatap keluar jendela dan melihat suasana malam yang sepi,entah kenapa taehyung terus masuk kedalam fikiranku otakku tak pernah berhenti untuk memikirkannya hatiku terus berkecamuk saat ini membuatku menjadi gelisah tanpa alasan. Tiba-tiba aku langsung teringat perkataan jimin kemarin bahwa taehyung tidak ada kabar sama sekali “apa taehyung oppa sakit??”batinku, aku meraih handphone dan mencoba menghubungi telepon rumah apartement taehyung, sama sekali tak ada jawaban “sial.. aku tak punya nomor telepon taehyung oppa” umpatku sambil melempar handphone dan langsung menenggelamkan wajahku dibantal “apa aku mengunjunginya saja..” batinku“aah.. tidak tidak bisa bisa dia berfikir aku wanita yang tidak tau malu..” aku mengacak rambutku frustasi “ah.. aku beralasan untuk mengambil barangku yang tertinggal bagaimana?”aku langsung tersenyum sendiri dan segera mengambil mantel juga handphoneku.
“Kau membuatku gila kim taehyung,,ribuan kali kau menyakitiku membuat aku menangis dan aku masih saja mencintaimu,kau benar aku ini wanita bodoh” batinku sambil terus berjalan , ya memang letak apartementku dulu bersama taehyung tidak jauh dari rumah sewaan yang aku tinggali sekarang hanya sekitar 600 m jaraknya dan aku memutuskan untuk berjalan sambil menikmati hawa malam yang dingin , untungnya jalan sekitar sini selalu ramai sehingga aku tidak merasa takut berjalan sendirian walau ini sudah malam.
Kini aku sudah berada di depan pintu apartement taehyung , aku diam dan sedikit berfikir aku meyakinkan diriku dan langsung menekan bel apartement ini, tak ada jawaban dari dalam aku mencoba menekan kembali bel apartement namun nihil “apa taehyung oppa sedang keluar”batinku “jangan jangan taehyung oppa sakit ..”aku segera menekan password apartement ini berharap belum di ubah dan bingo aku berhasil aku segera masuk dengan hati hati kedalam apartement ini. Gelap , aku segera menyalakan semua lampu , aku kaget melihat keadaan apartement yang sangat berantakan “apa yang kau lakukan setelah aku pergi taehyung oppa?”batinku melihat keadaan ruang tamu yang sudah sangat berantakan aku sedikit kaget melihat ada darah yang sudah mengering saat melihat kearah sofa “taehyung,, oppa.” Aku segera berlari ke kamar, aku tak menemukan taehyung oppa dan keadaan kamar yang tidak jauh berbeda dengan keadaan ruang tamu, aku terus mencari taehyung oppa kesetiap sudut rumah, air mataku sudah turun dari tadi aku terus terisak “taehyung oppa sebenarnya kau dimana hiks”isak ku sambil terus mencarinya langkahku terhenti saat melihat kertas temple berserakan di dekat kulkas di dapur aku memungutnya satu satu,aku melotot tak percaya melihat coretan coretan disana “han yira saranghae,mianhae” “mianhae, han yira aku terpaksa..” “aku tak ingin mati han yira..” “han yira jangan tinggalkan aku.” Han yira saranghae..” “han yira,, kembalilah temani detik detik kematianku” aku membeku fikirannku kosong aku yakin ini tulisan taehyung oppa , namun apa maksudnya dengan kata kematian? aku mulai tak bisa berfikir jernih saat ini.
==============================================================
Suara telepon rumah sudah 3 kali bordering namun yira mengabaikannya dia memilih meringkuk di kamar apartement tersebut sambil menangis , ia tidak tau apa yang harus dilakukannya sekarang tiba tiba handphonenya bergetar tertera dilayar “jimin oppa” yira awalnya akan mengabaikannya namun ia berfikir siapa tau dia mengetahui keberadaan taehyung “yeoboseyo..” kata yira “YAKK… HAN YIRA KAU ADA DIMANA SEKARANG HAH?? KENAPA TELEPON TIDAK DIJAWAB!!!” teriak jimin marah ditelepon membuat yira sedikit emosi “memangnya ada apa oppa? Kenapa kau marah marah tidak jelas kepadaku !!” kata yira tak terima.. “YAKK, HAN YIRA ! KIM TAEHYUNG SEDANG KRITIS !!!! KAU HARUS SEGERA KE RUMAH SAKIT YEOWON !!! SEKARANG” yira langsung memasukan handphonenya kedalam saku.. tanpa memtikan sambungan telepon disana suara jimin terus berteriak kepadanya , yira tidak peduli dia segera berlari keluar apartement ,bahkan ia tidak menggunakan alas kaki saat berlari dinginnya malam tidak ia rasa bahkan saat menembus telapak kakinya ia  terus berlari , kata kata jimin terus terngiang di telinganya “taehyung kritis sekarang” dia memilih berlari dibanding harus menunggu bis di halte karena dijadwal masil 15 menit lagi baginya tidak ada waktu lagi sekarang untuk menunggu bis sialan itu “awwhh argghh” yira terjatuh namun ia segera bangun menghiraukan rasa sakit dikakinya , orang orang menatap aneh yira yang berlari ditengah malam tanpa alas kaki sambil menangis juga kakinya yang berdarah, “taehyung oppa…hiks hiks” yira menangis tak henti hentinya sambil terus menyebut nama taehyung oppa dia mulai kelelahan kakinya berjalan pincang menahan sakit kondisi yira saat  ini tak kalah menyedihkan dari taehyung. Dari kejauhan ia melihat gedung rumah sakit bernamakan “YEOWON HOSPITAL” ia segera mempercepat langkahnya ah tidak lebih tepatnya berlari.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
“Taehyung hyung…” jungkook terus menangis sambil terus memanggil nama taehyung, mereka semua duduk di depan ruang operasi “arghh.” Namjoon memukul dinding rumah sakit,air matanya turun.. ia tak kuasa menahan tangisnya lagi.
Seorang wanita berlari terburu buru kearah mereka berenam.. “Yira..” kata jimin saat melihat yira menghampiri mereka berenam,, jimin sangat iba melihat kondisi yira yang sangat menyedihkan saat itu “Taehyung oppa….” Yira langsung menangis dan memaksa masuk ke ruang operasi namun yira segera ditahan oleh jimin.. “taehyung oppa.. !!”tangan yira terus menunjuk ruang operasi “tenanglah han yira..” jimin menenangkan yira yang terus histeris “anni oppa aku harus menuruti permintaan taehyung oppa, dia memintaku menemaninya, lihat ini,, lihat,, LIHAT…!!” yira menunjukan kertas yang ia pungut di apartement dia sengaja mengantongi kertas kertas tersebut, jimin tidak menghiraukan apa yang dikatakan yira dia terus memeluk yira dengan erat “taehyung oppa hiks,,lepaskan, oppa..”yira berontak “HAN YIRA!!” jimin membentak han yira, dia langsung diam namun isakannya masih tetap terdengar semua melihat kearah jimin dan yira “Lihat aku!!” jimin meraih wajah yira “dia akan baik baik saja..kau harus yakin dia akan sembuh!!” yira hanya menggeleng sambil terus menangis “KAU HARUS YAKIN!! Dia sahabatku yang paling kuat..!!”kata jimin lagi, kini yira terdiam dia menepis tangan jimin lemah dan memutuskan untuk duduk didekat jungkook dengan tatapan kosong “Nuna..bersabarlah,,taehyung hyung pasti kuat,kau harus yakin itu,,jika tau kau begini ia pasti akan sedih” jungkook mensupport yira, yira hanya diam hanyut dalam fikirannya masing masing.
Tiba-Tiba pintu operasi terbuka semua langsung terbangun terutama yira
“Taehyung….dia..” kata daehyun menggantung “dia kenapa??” Tanya yira tak sabaran “Dia…”
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

3 years later
“oppa dasimu bengkok.. aigoo” seorang wanita mencibir penampilan pria didepannya
“mungkin aku belum terbiasa.. kalau begitu tolong benarkan”katanya manja “eyy kau menjijikan saat bermanja manja seperti itu..”katanya sambil membenarkan dasi tiba-tiba suara telepon berbunyi wanita tersebut segera meraih gagang telepon “HEYY.. Kalian berdua !! apa yang kalian lakukan eoh?? Kita bisa ketinggalan acara palli!!” “ne ne kau cerewet sekali..! lagi pula pernikahan jin oppa masih 1 jam lagi bukan??” “hey han yira ayolah..” “baiklah baiklah,, kami akan segera kesana..” wanita itu menutup teleponnya “oppa palli,, namjoon oppa sudah menunggu kita, bisa bisa kita menjadi santapannya saat disana. “ne ne.. dasar laki laki itu.. diluarnya saja dia cool sebenarnya dia cerewet hahaha” mereka segera menuju mobilnya dan berangkat.
+++++++++
“Mereka datang” kata jungkook , namjoon sudah melihat kearah mereka sinis “kalian terlambat 15  menit” katanya “oh ayolah.. acara masih 40 menit lagi apanya yang telat 15 menit??” kata pria itu “YAKK PARK JIMIN!! Kita janji kumpul disini.. 1 jam sebelum acara dimulai dan kau telat!!” kata namjoon emosi “sudahlah jin oppa juga tidak mempermasalahkannya”kata wanita itu membelanya “kau juga han yira,, kau sama saja dengan pacarmu ini yang idiot” semua langsung tertawa apalagi saat melihat ekpresi jimin yang lucu.
Ya kini yira bersama jimin setelah 3 tahun kematian kim taehyung
#Flashback
Tiba-Tiba pintu operasi terbuka semua langsung terbangun terutama yira
“Taehyung….dia..” kata daehyun menggantung “dia kenapa??” Tanya yira tak sabaran “Dia… mianhae.. aku tak bisa menyelamatkannya…” daehyun ambruk dia menangis tak lama kemudian terlihat ranjang di dorong keluar dari dalam.. tubuh taehyung ditutup kain putih “andwae…andwae…ANDWAE.. Taehyung Oppa..!! andwae…!!” yira langsung memeluk tubuh taehyung yang sudah dingin “Oppa ireona..!!Oppa….”yira terus menangis memeluk taehyung “Oppa saranghae….OPPA !! KAU TIDAK BISA MENINGGALKANKU SEPERTI INI OPPA..” yira menangis histeris , jungkook langsung meraih tubuh yira menjauhkan dari taehyung “nuna tenanglah..” “andwae…!!.. taehyung oppa,, bangun lihat aku.. wanita bodoh yang mencintaimu oppa lihat aku,, wanita bodoh yang tidak mengetahui penyakitmu oppa,, aku belum sempat mengungkapkannya oppa bangun lihat aku…kau bilang kau mencintaiku!!! Kalau kau mencintaiku bangunlah !!! OPPA!!! Taehyung oppa..” yira terduduk lemas tubuhnya segera diangkat oleh jimin. “relakan dia yira ah..” yira menggeleng “kau tau dia akan sedih melihat kau begini..” “aku benci dia oppa..” kata yira air matanya terus mengalir membasahi pipi chubby nya “aku benci dia oppa,,, hiks,, aku ingin membenci dia hiks tapi cintaku lebih besar sehingga aku tidak sanggup membencinya..oppa….” yira reflex memeluk jimin kini dirinya sudah sangat rapuh, jimin yang mengerti langsung membalas pelukan yira dengan hangat, enatah kenapa hatinya sesak melihat yira dalam keadaan rapuh seperti ini.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Setelah upacara pemakaman yira memilih mengurung diri dikamar, mengingat ngingat kenangannya bersama taehyung. yira tau tak ada kenangan manis diantara mereka namun yira sangat mengingat jelas saat satu hari penuh, taehyung sangat baik kepadanya bahkan membuat yira semakin mencintainya, air mata yira mengalir kembali saat mengingat hal itu. “oppa aku menyesal meninggalkanmu saat itu,, aku menyesal oppa..hiks” yira memeluk foto pernikahan mereka berdua.. tiba tiba jimin masuk ke kamar yira “boleh aku masuk??”tanyanya “kau sudah masuk oppa..” kata yira, jimin hanya tersenyum “ini..dokter daehyun menitipkan ini untukmu katanya ini surat dari taehyung untukmu sebelum dia di operasi” yira dengan cepat mengambil surat tersebut dan membacanya..
“Annyeong..Kau membukanya?? Han yira kau kah yang membukanya?? Aku harap itu benar benar kau han yira,, J Han yira pertama aku meminta maaf selama ini aku sudah banyak menyakiti perasaanmu asal kau tau aku menyakitimu bukan karena aku benar benar membencimu,, tidak,, bukan begitu justru aku sengaja berbuat saperti itu agar kau membenciku dan menjauhiku han yira namun nyatanya aku malah menyakiti perasaanku sendiri apalagi saat melihatmu menangis karenaku , aku benar benar sangat sakit han yira ingin rasanya aku memelukmu saat melihat kau menangis namun aku tak bisa dan saat itu aku memutuskan untuk sedikit berubah padamu menjadi lebih lembut namun justru aku tak bisa mengendalikan perasaanku, asal kau tau aku mencintaimu han yira , hari itu aku merasa sangat senang bisa memeluk bahkan menciummu namun saat itu juga penyakit sialan ini membuatku harus berbuat seperti itu lagi terhadapmu apalagi kemungkinan yang sangat kecil aku bisa hidup, itu membuatku bingung, maafkan aku han yira .. saat itu saat kau meninggalkanku,, aku merasa sangat rapuh, aku menangis, terus memanggil namamu berharap kau kembali, aku juga menulis di kertas tempel berharap dipagi hari kau datang dan melihatnya namun nihil kau tak kembali han yira,,aku bahkan melukai tanganku sendiri mecoba merasakan sakit yang kau derita karenaku yira, maafkan aku aku berbuat begini karena aku takut kau berlarut larut dalam kesedihan saat pergi nanti maafkan aku,, mungkin caraku ini salah, namun asal kau tau aku mencintaimu han yira.. AKU MENCINTAIMU ingat itu,, karena mencintaimu juga lah aku memilih jalan operasi berharap aku bisa hidup lebih lama dan memelukmu setiap hari,,walau aku tau kemungkinan aku hidup sangat kecil entahlah, saat kau membuka ini mungkin aku sudah tak disisimu lagi karena aku sengaja menyuruh daehyun hyung memberikannya padamu saat aku pergi hihihi kuharap dia benar benar menepati janjinya, J yira jangan menangis,, ku tau kau sedang menangis saat ini dasar cengeng!! Satu lagi dariku ingat kau bukan wanita bodoh,, aku yang bodoh telah menyia-nyiakanmu , mianhae han yira Saranghae,,,, carilah kebahagiaanmu,aku akan membencimu jika kau terus menangisi ku han yira.”
Kim Taehyung
Yira kembali menangis setelah membaca surat dari taehyung dia memukul- mukul dadanya yang sesak, hatinya kini semakin rapuh jimin segera memeluknya sambil menangis “oppa,,, nado saranghae oppa hiks” jimin semakin tak kuasa melihat yira begini ia mengeratkan pelukannya pada yira.
+++++++++++++++++++
Semenjak taehyung meninggal jimin dengan setia menemani dan mensupport yira agar tidak larut dalam kesedihan hampir setiap hari jimin datang ke apartement yira untuk menghiburnya, sampai suatu saat jimin sadar akan perasaanya pada yira dia mencoba tidak mengutarakan perasaanya pada yira karena melihat kondisi yira yang masih belum bisa melupakan taehyung, dan menyimpannya selama 1 tahun. Dan jimin mengutarakan perasaannya saat pesta perpisahan ditengah lantai dansa disaksikan banyak orang namun saat itu yira tidak langsung menerimanya melainkan menggantung perasaan jimin selama satu bulan sampai yira benar benar menerima jimin untuk menjadi bagian dari hidupnya.
#Flashback END
+++++++++++++++++++++++++++++++++++
“oppa hari ini kita jadi kan, ke makam taehyung oppa?”Tanya yira
“tentu saja,,kajja” jimin menarik tangan yira menuju mobilnya, ya saat ini acara pernikahan jin telah selesa mereka berencana mengunjungi makam taehyung, yira memang rutin mengunjungi makam taehyung walau sudah bersama jimin, namun jimin tidak merasa keberatan karena dia mengerti perasaan yira
“Annyeong oppa..bagaimana kabarmu disana?? Kuharap kau sehat”kini yira sudah berada dimakan taehyung “oppa kau tau jin oppa tadi terlihat sangat tampan saat menggunakan jas pengantin namun menurutku masih lebih tampan kau waktu dulu hihihi” “Oppa aku merindukanmu…aku ingin menyentuhmu.. hiks” yira kini mulai menangis jimin mulai memeluk yira “tapi oppa, sekarang,, aku bahagia, seperti kata pesanmu aku harus bahagia,, dan sekarang aku bahagia oppa kau tidak akan membenciku bukan?? Karena sekarang aku bahagia bersama orang yang aku cintai oppa, dia juga mencintaiku . oppa kau jangan cemburu kau tetap ada dihatiku sampai kapanpun oppa namun aku tidak bisa terus mengharapkanmu aku harus maju menata masa depanku dan dialah orang yang aku percaya bisa membahagiakanku dimasa depan park jimin oppa.”kata yira panjang lebar “Taehyung ah.. mianhae.. aku tidak berniat merebutnya darimu hahaha,, aku hanya menepati janjiku padamu untuk membahagiakannya, aku merindukanmu sobat merindukan saat kau menjitak kepalaku dengan kaleng.. dan sepertinya yira akan menggantikan posisi itu dia rutin menjitakku dengan kaleng,bukankah dia menyebalkan?? Hahah tapi aku janji akan menjaganya karena aku juga mencintainya… tenanglah disana taehyung ah, kami akan rutin mengunjungimu.”kata jimin matanya sedikit berair Menahan tangis
“Oppa kami pulang dulu,,annyeong..” yira dan jimin meninggalkan area pemakaman
===========================================================
“taehyung oppa meski akhir cerita kita menyedihkan namun aku tidak kecewa oppa, aku bahkan kini tidak menyesal telah mengenalmu dalam hidupku,, kau memberikanku sebuah pelajaran yang berarti,,akhirnya semua pertanyaanku terjawab selama ini oppa terima kasih taehyung oppa Saranghae.~~”

END
Wuah… selesai juga readers.. maaf ya kalo ceritanya feelnya gak dapet hehehe maaf juga kalo banyak typo atau alur yang gak jelas :D maklum masih amatiran nulis ff hehehehe, dan maklum kalo judul ama cerita kagak nyambung soalnya gue juga bingung nentuin judulnya.



(Two Shoot) Let Me Know Pt.1


Cast :
Han Yira (OC)
Kim Taehyung
Other cast :
Daehyun B.A.P
All member bts
Genre :
Angst,Marriage,Sad Romance
 Author :
YeppoAlien

Summary : “menerima perlakuan dingin menyakitkan darimu sudah biasa bagiku..tapi bisakah kau sehari ah tidak sedetik saja memberikan senyumanmu yang biasa kau berikan kepada yang lain ,, kepadaku ? sekali !”

“YAKKK ! Han Yira cepat lakukan tugasmu ! kau masih ingat bukan hukuman yang harus kau terima jika kalah dalam permainan ini?? “Menyatakan cinta kepada KIM TAEHYUNG sunbae !”
“Ne.. arraseo..”kataku lemas..
Hari ini pasti hari yang akan menyakitkan bagiku…aku pasti akan mendapatkan sikap dinginnya lagi.. kenapa? Aku bodoh sekali malah ikut dalam permainan bodoh sahabatku padahal aku ini sangat payah dalam permainan itu ya.. gunting,kertas,batu -_-…
Aku melihatnya duduk sendirian dipojok kantin dengan sekotak banana milk , juga earphone yang melekat ditelinganya.. matanya terpejam sambil menyender pada dinding.. aku mendekat namun dia tidak menyadari kedatanganku.. wajahnya yang tampan juga rahangnya yang tegas dan matanya yang terpejam bagaikan sosok malaikat dimataku.. tiba tiba dia membuka matanya dan sedikit terkejut dengan kehadiranku di depannya, dia mulai memberikan tatapan dinginnya kepadaku.. “mau apa kau?” “tttidak…sunbae..aku hanya..”aku memejamkan mataku menormalkan detak jantungku yang semakin tak beraturan… taehyung sunbae mulai beranjak dari tempatnya… aku menahan lengannya.. dengan ragu “maafkan..aku sunbae…Aku mencintaimu sunbae…” kataku dengan hati hati aku tidak berani membuka mata aku takut menunggu reaksinya.
 “KAU GILA !” sudah kuduga dia menepis tanganku kasar kata-kata menyakitkan itu sudah sering kuterima.. bahkan pandangan mata tak menyedapkan dari setiap pengunjung kantin,,, hhh sudah biasa…bagiku.
Aku segera menuju apartement tempatku tinggal setelah pelajaran sekolah berakhir.. aku memasukan kombinasi angka yang menjadi password pintu apartementku..cha,,,, pintu terbuka.. aku lihat ruang tamu.. masih terlihat sepi.. kurasa dia belum pulang, tersirat rasa lega dihatiku jika aku pulang lebih awal darinya… aku bisa lebih leluasa ..aku segera masuk kedalam kamar.. yang merupakan satu satunya kamar di apartement ini. Ya. Apartement ini hanya terdiri dari 1 ruang tamu,, 1 kamar .. dapur ,, kamar mandi juga balkon…
“huh….”aku membuang nafas kasar..sambil menjatuhkan diriku pada spring bed king size ku, aku menatap kosong langit langit kamarku memikirkan sesuatu yang tidak pernah difikirkan oleh orang lain…tiba-tiba “cekrek” suara pintu kamar terbuka,,, sudah kuduga.. itu pasti dia, kulihat wajah kusutnya yang masih tetap tampan bagiku.. dia membuang tas sekolahnya ke sofa didekat pintu juga melonggarkan dasi sekolahnya “keluarlah.. aku ingin ganti baju”titahnya ketus kepadaku…hah perlakuan yang lumrah bagiku..,, ah aku lupa memberitahu kalian siapa dia.. ya dia suamiku…namun kalian pasti bertanya Tanya kenapa kami menikah di usia muda?? Perjodohanlah yang memaksa kami melakukan ini.. ah tidak.. bukan perjodohan karena orang tuaku..tidak tahu akan hal ini ayahku sudah meninggal, ibuku?? Dia menjualku kepada seorang wanita yang sekarang menjadi alm.mertuaku…aku tidak habis fikir apa yang difikirkan mertuaku.. sehingga ia menikahkan budak sepertiku kepada anaknya sebelum dia meninggal, dia juga menyekolahkanku disekolah yang sama dengannya.. alasan yang tidak cukup jelas bagiku yaitu “aku percaya kau bisa merubah sifat dinginnya seperti semula..karena kau,, kau pasti akan tau sendiri yira-ah,,!” kata-katanya masih terngiang ditelingaku sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya…kalian pasti bisa menebak siapa suamiku?? Ya KIM TAEHYUNG sunbae ku disekolah dan suamiku dirumah… semua orang tidak akan percaya jika aku mengatakan aku adalah istrinya.. karena pernikahan ini hanya aku,taehyung,ibu mertuaku,teman dekat taehyung dan hanya kepala sekolah yang tau.. selain itu kalian juga tahu seisi sekolah mengenalku sebagai gadis paling dibenci kim taehyung..entahlah aku tidak tau alasan dia membeciku.. namun karena itulah yang membuat aku semakin penasaran kepadanya.. banyak pertanyaan di otakku yang harus dijawab…oleh siapa lagi? Kalau bukan kim taehyung namun sangat sulit berbicara dengannya mengingat sikapnya yang selalu dingin terhadapku.
kulihat dia keluar dari kamar dengan baju yang sudah berganti menjadi kaos pendek juga celana pendeknya dia duduk malas di depan televisi mengotak ngatik remotnya malas sambil terus memperhatikan layar televisi yang terus berubah ubah “oppa..apa kau mau makan?? Biar aku buatkan untukmu .”kataku hati-hati membuka pembicaraan, “aku sudah makan siang,,,lain kali jangan berlagak menjadi istri yang baik didepanku ,,karena dimataku kau bukan istriku.!” Bagaikan ditusuk ribuan pedang tepat didadaku kata-katanya sungguh membuat tenggorokanku tercekat..tubuhku bergetar.. “bbaiklah…kalau begitu,aku akan ganti baju oppa”jawabku serak..menahan isakanku…dia hanya diam tidak..memberikan reaksi apa apa.. aku segera menutup pintu kamar sedikit keras… aku segera menuju kamar mandi,,menyalakan shower,,,membiarkan airnya membasahi tubuhku yang masih terbalut seragam,,,aku menangis,,bahuku bergetar,,kata-katanya masih terngiang ditelingaku..begitu besarkah kebenciannya terhadapku ?? oppa biarkan aku tau kenapa kau membenciku…..??
Aku keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk setelah selesai membersihkan tubuhku , kulihat taehyung oppa sudah bersiap siap.. menggunakan jaket kulitnya “oppa kau mau kemana??”tanyaku “Bukan urusanmu !!”berjalan melewatiku sambil mengambil kunci motornya “oh ya.. aku peringatkan ,, jangan memanggilku dengan sebutan OPPA , memangnya kau siapa?”sambungnya lagi sambil menutup pintu kamar dengan keras.. aku hanya menggigit bibirku.. PERIH.. ya itu yang aku rasakan.. entah kenapa,,aku masih saja bertahan dalam keadaan ini entahlah otakku berkata untuk menghentikan semua keadaan menyakitkan ini.. pergi jauhi kim taehyung carilah lelaki yang benar benar mencintaimu.. tetapi hatiku berkata tetap lanjutkan yakinlah semuanya akan berakhir.. bahagia untukmu han yira.. aku gila,, ya aku gila lebih menuruti perintah hatiku.. yang entah benar atau tidak… ENTAHLAH… aku lelah…
#Other side (author pov)
“heyy dia datang !!! What’s up bro !!” salah satu pria berambut blonde berdiri memeluk kim taehyung … “ada apa dengan wajahmu hyung.. kenapa kau terlihat kusut?” Tanya salah satu namja paling muda bernama jeon jeongguk atau sering dipanggil jungkook “pasti dia bertengkar lagi dengan istrinya atau..”salah satu namja bernama park jimin menebak nebak,, ya kim taehyung mempunyai banyak teman dekat tidak heran mereka mengetahui pernikahan kim taehyung,,, karena taehyung sering bercerita pada teman temannya “berhentilah..membicarakan wanita sialan itu !”jawab taehyung kasar.. membuat semua yang ada disitu terlihat shock “hey..sejak kapan kau,,menjadi kasar..apa setiap hari kau memperlakukan istrimu seperti ini.. harusnya ka..” “diamlah hyung.. aku kesini untuk mencari hiburan bukan untuk diceramahi.!”taehyung memotong pembicaraan Jin yang merupakan namja paling tua.. “jika kau memang tidak menginginkannya,,berikan padaku..apa kau sudah tidur dengannya??”Tanya jimin lagi spontan.. taehyung sedikit tersedak lalu mendelik mendengar pertanyaan jimin “Ambilah…dia hanya sampah bagiku..!,, asal kau tau aku bahkan tak ingin menyentuhnya!” jawab taehyung tak kalah kasar…dari perkataan sebelumnya.. “sebenarnya apa alasanmu membencinya hyung?” Tanya jungkook “Molla aku tak punya alasan aku hanya benci dan muak melihatnya..” jawab taehyung sambil meneguk minuman alkoholnya “hati hati jika kau terlalu memnbencinya bisa bisa saat dia meninggalkanmu kau baru sadar kalau kau mencintainya” j-hope memperingatkan..taehyung hanya diam dalam fikirannya sendiri sambil terus meneguk minumannya.

Yira pov
Sudah larut malam.. kenapa dia belum pulang ?? aku mondar mandir khawatir.. ,, ahh aku pasti sudah gila,, dia membenciku percuma aku menunggunya pasti hanya kata-kata kasar yang keluar dari mulutnya dan itu hanya menyakitiku saja.. akupun kembali ke kamar memutuskan untuk tidur lebih awal…menunggunya hanya akan menyia-nyiakan waktu bagiku…,, aku menuju kamar merebahkan diriku… menarik selimut..menutupi sebagian tubuhku… tak lama aku memejamkan mata.. tiba tiba “ceklek..” pintu kamar terbuka kulihat siapa ternyata itu taehyung oppa kurasa dia mabuk… dia menatapku nanar…. Kulihat matanya tak ada kilat kebencian hanya kesedihan yang tersirat dimatanya aku semakin penasaran saja padanya “Yira-ah….” Mwo?? Dia memanggilku apa?? Yira-ah?? “wae?? Kenapa kau datang dikehidupanku, wae?? WAE?? Yira?? HAN YIRA !!!” kulihat kilat kebencian muncul kembali dimatanya rasa takut menyerangku apalagi dia mabuk hal apa saja bisa dilakukan jika seseorang sedang mabuk.. aku berjalan mundur dia memajukan langkahnya.. “yira….han yira….hiks hiks.. kenapa aku membencimu??” dia memelukku?? Dia menangis?? Dipelukannku?? “opp..aa tidakk maksudku sunbae,, kau baik baik saja??”tanyaku hati hati ,, tak ada jawaban kudengar..kurasa dia pingsan.. aku menjatuhkan tubuhnya di kasur.. aku membenarkan posisi tidurnya .. aku mengalah.. aku tidur di sofa kali ini.. karena aku tau dia tidak ingin tidur seranjang denganku
 =========================================================
“uheekkk huekkk” aku terbangun saat mendengar suara dari kamar mandi,aku berjalan cepat menuju kamar mandi melihat keadaan disana
Kulihat taehyung oppa berjongkok didepan closet mencoba mengeluarkan isi perutnya karena rasa mual dari efek alcohol yang ia minum semalam,, sempat terlintas aku untuk membantunya namun aku mengurungkan niatku setelah mengingat kata – katanya kemarin, aku memutuskan pergi meninggalkannya dan bergegas menuju dapur membuat sarapan.
Aku menata makanan yang kubuat tadi diatas meja kulihat dia keluar dari kamar mandi dalam keadaan kusut namun masih tetap tampan dimataku, ah apa yang aku fikirkan. Batinku.
“Kenapa kau selalu membuang stok bahan makanan kita hah?? Sudah kubilang aku tidak akan pernah memakan masakanmu tapi kau selalu membuatkannya untukku! kau tuli hah?? Itu hanya membuang buang makanan saja..!! kenapa kau ini selalu membuatku marah? Bisakah sehari ah tidak seterusnya kau tidak membuatku marah hah?? Aku lelah memarahi mencaci wanita sepertimu!!” lagi lagi apa yang kuperbuat salah.. aku hanya diam memutuskan untuk seolah tak mendengar ucapannya dan lebih memilih memakan sarapanku, haha oh ayolah walaupun aku sudah kebal namun tetap saja entah kenapa air mataku selalu keluar saat dia membentakku seperti tadi,, bahkan rasa masakanku berasa asin seluruhnya dilidahku, karena bercampur dengan air mata yang terus keluar.
Kulihat dia sudah berpakaian seragam dengan rapih, dia hanya melirikku sekilas lalu kembali membetulkan dasinya didepan cermin, aku memutuskan untuk mengambil handukku dan langsung masuk ke kamar mandi.

hah… ada apa denganku eoh?? Aku menangisinya lagi,sudah berapa kali aku membuatnya menangis?? Mianhae.. yira ah ini caraku agar kau tidak lagi mencintaiku ah bahkan berhenti memperdulikanku,, aku hanya akan membuat hidupmu hancur, mianhae. Batin taehyung
taehyung  memutuskan pergi menuju sekolah namun sebelumnya diadatang terlebih dahulu ke dokter pribadinya..
“taehyung-ah kau datang??” taehyung hanya tersenyum kaku membalas sambutannya
“hey ada apa denganmu?” tanya dokter muda bernama daehyun tersebut, ya umurnya hanya 3 tahun lebih tua dari taehyung jadi wajar saja dia begitu bersahabat dan bahkan taehyung sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri tak jarang ia selalu jadi tempat curahan isi hati taehyung.
“hmm” taehyung hanya menjawab tak bersemangat sambil menjatuhkan badannya di atas sofa dan terus menatap langit langit ruangan tersebut entah fikirannya melayang kemana pandangannya kosong seolah sedang memikirkan hal yang begitu disesalinya.
Daehyun hanya menatap taehyung iba dia mengambil segelas orange juice dari dalam lemari es dan menyodorkannya kepada taehyung “minumlah..!” taehyung menerimanya dengan lemah.
“sebenarnnya kau ini kenapa?” Tanya daehyun sambil duduk di depan taehyung.
“aku ini pria jahat hyung..” katanya sambil meminum orange juice ditangannya matanya masih terus memandang kosong
“maksudmu??”Tanya daehyung bingung
“aku menyakiti seorang wanita yang tak seharusnya aku sakiti hyung,dan parahnya lagi dia selalu baik padaku..” matanya mulai memerah ada gurat kesedihan yang amat dalam disana daehyun yang melihatnnya saja ikut kasihan.
“lalu apa alasan kau membencinya??”Tanya daehyun penasaran sambil membetulkan posisi duduknya pertanda dia benar benar akan menyimak cerita yang akan keluar dari mulut taehyung
“hhhh”taehyung membuang nafas kasar “aku.. hanya tak ingin dia mencintaiku dan harus terpuruk sedih jika nanti aku meninggalkannya!” kini taehyung tak bisa membendung tangisnya “kau tau sendiri kan penyakitku eoh?? Aku kapan saja bisa mati.. kalau kau ada di posisiku apa kau akan membiarkan yeoja menangis dan terpuruk dalam kesedihan yang berlarut larut karena ditinggalkan orang yang ia cintai??” taehyung bercerita dengan emosi yang sudah dipendamnya daehyung tertegun mendengar cerita taehyung tersirat rasa iba mendalam dimatanya.
“jadi wanita itu mencintaimu??” Tanya daehyun “molla tapi aku merasakannya,aku takut dia malah mencintaiku terlalu jauh”taehyung menenggak habis minumannya “kau mencintainya??” pertanyaan daehyun kini membuat taehyung sejenak terdiam pandangannya menerawang jauh,,
“hmm aku mencintainya..” jawab taehyung sambil memejamkan matanya “lalu kenapa kau menyakitinya?? Hah?” kini nada bicara daehyun mulai meninggi “aku tak ingin menyakitinya nanti hyung aku tak mau dia menangisi kepergianku nanti, dan bersedih berlarut larut karena itu”
“jadi kau menyakitinya sekarang?? Kau menangisinya sekarang?? Dengan sikapmu?? Dan membuat dia membencimu? Dan membuatnya menyesal telah membencimu saat tau kau pergi dalam keadaan kau mencintainya?? Dan memberitahukan kau mencintainya saat detik detik terakhir begitu?? Oh ayolah taehyung ini bukan drama, justru dengan begini kau malah akan sangat menyakitinya dia akan terpuruk dalam kesedihan..” daehyun meyakinkan taehyung bahwa sikap yang diambilnya itu salah
“tapi hyung setidaknya saat aku pergi dia tidak mencintaiku lagi..” taehyung meyakinkan
“kau yakin? Dia akan begitu mudah menghilangkan rasa cintanya padamu?? Sedangkan kalian berdua masih bersama dengan ikatan pernikahan??” taehyung bungkam dengan kata-kata daehyun sekarang dia kehabisan kata-katanya hatinya membenarkan apa yang dikatakan daehyun namun otaknya benar benar ragu untuk mengambil keputusan
“akhh aku pusing !! aku berangkat sekolah sekarang !!” taehyung bergegas mengambil jaketnya dan pergi menuju motonya, daehyun hanya menggelengkan kepalanya.
========================================================
Pelajarannya kali ini terasa begitu membosankan,membuatku kerap dihinggapi rasa kantuk yang begitu kuat,aku memutuskan meminta ijin ke kamar mandi untuk membasuh mukaku.
Aku berjalan sepanjang lorong sekolah dengan sedikit memperhatikan beberapa kelas yang sedang begitu sunyi di isi pelajaran yang sangat membosankan bagiku, namun langkahku terhenti saat melewati ruang kesenian, aku mendengar suara erangan kesakitan.. niatku ke kamar mandi sedikit teralihkan, aku mendadak ingin melihat keadaan didalam sana,, aku sedikit membuka pintu ruangan tersebut mengintip apa yang terjadi, bola mataku membulat saat aku melihat taehyung oppa memegang kepalanya kesakitan dia terduduk, aku berniat membantunya namun.. aku teringat kata-katanya kemarin, aku terdiam sejenak,, dan “persetan dengan kata-katanya… persetan pula dengan penolakannya.aku mencintainya..” batinku segera aku berlari ke arahnya yang sedang kesakitan,, dia menyadari kehadiranku dia menatapku kaget.
“mmau apa kau kesini?? Hah?? PERGI !! aku muak melihatmu!!” dia mengusirku namun entah kenapa kaki ku enggan meninggalkannya dan malah melihatnya seperti orang bodoh tanpa melakukan tindakan apapun
“PERGI !! kataku pergi,, ARGHHh ahh appo..” badannya ambruk tangannya mencengkram kuat kepalanya seolah , aku segera menghampirinya
“sunbae… sunbae,, kau baik baik saja?? Sunbae..!!” aku mencoba memastikan keadaanya dia menatapku nanar “yira..” ucapnya sebelum matanya benar benar menutup, dia pingsan ya benar dia pingsan, aku panic setengah mati melihat orang yang aku cintai kesakitan sampai kehilangan kesadarannya aku segera berteriak mencari pertolongan namun ruang kesenian yang letaknya berada di pojok membuat aku sulit mencari pertolongan aku sedikit berlari mencari orang yang bisa membantuku, keberuntungan ada di pihaku suga sunbae teman sekelas taehyung berjalan ke arahku aku langsung menarik lengannya dia sedikit kaget dengan perlakuanku
“apa yang kau lakukan?? Apa yang terjadi?”tanyanya bingung sambil terus mengemut lolipopnya
“sunbae ini bukan waktunya untuk berkepo ria ini darurat!! Palli ikut aku!!”aku menarik lengannya,
“darurat?? Apanya yang darurat? Eoh?” tanyanya semakin bingung “aishh,, Taehyung sunbae !! dia pingsan di ruang kesenian!!!” kata-kataku membuat suga segera membulatkan matanya dan langsung berlari mendahuluiku menuju ruang kesenian
“taehyung !!” suga sunbae langsung menghampiri tubuh pucat taehyung sahabatnya “taehyung ireona !!” suga mengguncang guncangkan tubuh taehyung,dia segera mengeluarkan handphone dicelananya dan menghubungi rekan yang lainnya “hallo, yak park jimin palli cepat ke ruang kesenian sekarang taehyung pingsan..!!” “ahh ne aku tunggu segera jangan lupa ambil kunci mobilmu sekalian!” titahnya ditelepon “ah kau han yira tolong bantu aku mengangkat tubuhnya!” titahnya padaku aku hanya menganggukan kepala,mencoba mengangkat badan taehyung “heughh aishh..kkau bberat sekkali bodoh!!” umpat suga sambil mengangkat tubuh berat taehyung,aku hanya diam walau aku juga merasakan betapa beratnya tubuh taeyung oppa, tak lama pintu ruang kesenian terbuka dengan keras kulihat park jimin berlari kearah kami dengan tergesa gesa “hyung waeyo??”tanyanya sambil mengatur nafasnya tersenggal “jangan banyak Tanya cepat bantu kami mengangkatnya ke mobil!” jimin segera membantu kami, dengan susah payah kami mengangkatnya menuju mobil jimin dan langsung membawanya ke rumah sakit.
========================================
yira berjalan mondar-mandir gelisan di depan pintu ruangan,sambil terus menggigit jari telunjuknya “tenanglah dia akan baik-baik saja..!” jimin menepuk pundak yira sambil tersenyum sedangkan suga masih terus menghubungi teman temannya yang lain “gomawo sunbae..” jawab yira merasa sedikit tenang “kau sudah makan siang??”Tanya jimin yira hanya menggeleng lemah “baiklah aku akan membelikan makanan untukmu sebentar”kata jimin namun segera ditahan oleh yira “anni sunbae aku tidak apa-apa aku tidak mau merepotkanmu”jawabnnya tidak enak “justru jika kau telat makan kau akan lebih merepotkan!!” kata jimin sambil melancong pergi,yira hanya diam membenarkan kata-kata jimin dalam hati, tiba-tiba dokter yang menangani taehyung (daehyun) keluar.
“apa dia baik-baik saja??” Tanya yira khawatir,dokter itu malah tersenyum dam bertanya “apakah kau yeoja bernama yira?? Han yira?” yira sedikit bingung dengan dokter tersebut yang tiba-tiba mengalihkan pembicaraan , lalu yira hanya mengangguk “dia baik-baik saja tapi mungkin kesadarannya akan pulih besok”katanya sambil tersenyum menepuk pundak yira “umm dok,aku mau bertanya taehyung op ah taeyung sunbae dia kenapa?” yira bertanya dengan hati-hati belum sempat dokter menjawab suga menghampiri mereka “kami boleh kedalam dok??”Tanyanya tergesa,dokter hanya menganggukan kepalanya suga langsung menyerobot masuk kedalam “kau akan tau sendiri yira, aku tidak bisa memberitahunya sekarang”kata daehyun dengan raut wajah sulit diartikan lalu pergi meninggalkan yira dengan ribuan pertanyaan dibenaknya “sebenarnya apa yang terjadi?? Let me know taehyung oppa” gumamnya lirih, yira memutuskan masuk keruangan taehyung,terlihat disana suga duduk di sofa masih sibuk dengan handphone “sebenarnya kemana mereka semua?? Kenapa disaat keadaan genting mereka tidak bisa dihubungi”geram suga “sunbae.. kau boleh pulang biar aku yang menunggu taehyung oppa , kau terlihat sangat lelah” kata yira terlihat khawatir, suga sedikit berfikir “baiklah.. aku titip taehyung sebenarnya aku tidak ingin meninggalkannya tapi.. aku sudah berjanji akan mengantar ibuku ke gangnam, lagi pula masih ada jimin kau bisa bergantian dengannya jika kau lelah, yang lain biar aku mencoba menghubunginya” katanya panjang lebar “hmm oppa aku akan menjaganya kau tidak usah khawatir”kata yira sambil tersenyum “baiklah…aku pergi dulu, aku titip dia ya, bye..” suga meninggalkan pintu ruangan dan berpapasan dengan jimin yang akan masuk terlihat mereka sedikit berbincang sampai suga pun benar benar pergi meninggalkan mereka bertiga yang disusul masuknya jimin kedalam ruangan sambil tersenyum dengan kantong plastic ditangannya “makanlah !” jimin menyerahkan kantong plastic itu pada yira,yira menerimanya dengan ragu “kau sudah makan sunbae?,kalau belum..” “aku sudah makan, kau makan saja sendiri”jimin memotong perkataaan yira sambil tersenyum “baiklah aku akan memakannya maaf aku..” “kau tidak merepotkanku tenang saja..!” lagi lagi jimin memotong perkataan yira,membuat yira terkekeh pelan dan langsung menyantap makanan yang diberikan jimin yaitu sebungkus kimbab dan milkshake rasa strawberry,jimin hanya tersenyum melihat yira menyantap makanan yang dibawanya dengan lahap.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“sunbae.. ini sudah malam, kau boleh pulang biar aku yang menjaga taehyung oppa lagi pula besok kau harus sekolah” kata yira mengingatkan jimin yang sedang bermain game di handphonenya “aku malas pulang,lagi pula aku membawa baju ganti…”katanya sambil tetap fokus pada gamenya “aku tau kau lelah, lagi pula besok sekolah, kau tidak boleh bolos! sunbae”lanjut yira lagi kali ini jimin menyimpan handphonenya dan menatap yira seduktif,yira sedikit risih dengan tatapan itu “kau cerewet sekali han yira.. araseo araseo aku akan pulang,”membuat yira tersenyum “tapi tidak sekarang,justru aku sengaja agar besok aku bolos soalnya besok ada pelajaran yuseok songsaengnim dan itu sangat membosankan”kata jimin lalu kembali memainkan game nya dan itu membuat yira mempoutkan bibirnya jimin yang melihat itu hanya gemas ingin sekali ia mencium bibir ranum yira, namun jimin hanya menahannya dalam hati “baiklah terserah kau saja sunbae..” yira menyerah dan memilih tidur disamping taehyung.
= Keesokan harinya =
Yira terbangun dari tidurnya ia melihat taehyung disampingnya yang masih belum sadar terlintas kekhawatiran yang teramat sangat dibenaknya “kau sudah bangun??” Tanya jimin yang masuk keruangan tersebut dengan sebungkus roti sandwich dan banana milk di tangannya “eoh?? Sunbae..? ah ne aku baru saja bangun..tapi..” yira melihat kea rah taehyung “kau tenang saja,, dia nanti juga akan sadar..ini makanlah kau belum sarapan” jimin menyerahkan makanan tersebut ke yira “kau sendiri sudah sarapan sunbae?” Tanya yira “aku sudah sarapan tadi di depan”katanya tersenyum miring, yira menerima makanan tersebut dengan senyuman dan melahapnya, baru setengah yira memakannya , yira langsung berhenti saat melihat taehyung mulai membuka matanya “oop sunbae.. !!” yira hampir saja memanggil taehyung dengan sebutan yang dibencinya karena terlalu senang , namun kesenangnnya tak bertahan lama saat taehyung menjawabnnya dengan dingin “sedang apa kau disini?” tanyanya dingin “aku menunggumu sadar sunbae”jawab yira hati-hati “pergi!! Aku muak melihatmu!! Lagi pula aku sudah sadar kau bisa pergi sekarang aku muak melihatmu lama-lama!” usir taehyung kasar,yira hanya menunduk dan keluar ruangan sambil menahan tangisnya,jimin yang meilhat itu pun geram dan menegur taehyung “kau ini apa-apaan hah?? Kenapa kau berbuat seperti itu padanya?!”kata jimin dengan suara tinggi “kenapa kau malah membelanya?? Ahh aku lupa,, bukankah kau menginginkannya?? Haha ambilah kau bisa menidurinya kapanpun” jawab taehyung pedas jimin sempat akan melontarkan tinjunya namun segera ia tahan mengingat keadaan taehyung yang baru sadar “kkau ! kau seharusnya berterima kasih padanya !! KIM TAEHYUNG !! kalau bukan dia yang menyelamatkanmu !! mungkin saat ini kau sudah MATI !! diruang kesenian itu!! Dasar tidak tau berterima kasih!! Sikapmu sudah keterlaluan kim taehyung!!” jimin langsung meninggalkan ruangan mengejar yira dan berpapasan dengan daehyung yang akan memeriksa taehyung.
Daehyun hanya diam saat memeriksa keadaan taehyung,begitu juga taehyung yang masih larut dalam fikirannya “hyung..”taehyung membuka pembicaraan saat daehyung membetulkan infusan taehyung “hmm?” “aaaku..” kata taehyung menggantung “apa yang temanmu bilang benar, sikapmu benar benar keterlaluan, apa setega itu kau membuat yeoja yang kau cintai menangis dengan beberapa luka yang kau berikan padanya yang mungkin sulit disembuhkan..” daehyun menatap taehyung lekat,, air mata taehyung sudah mengalir dari tadi “tapi hyung..” “ubahlah jalan yang kau pilih sebelum menyesal kim taehyung..” ucap daehyun meninggalkan taehyung yang terus terisak ditempat tidurnya…
=Other side=
Yira terus menangis dibangku taman rumah sakit hatinya terasa sangat rapuh saat ini.. ia sudah merasa sangat lelah menerima perlakukan kasar kim taehyung , jimin menghampiri yira yang sedang menangis “eoh?? Sunbae?? Sejak kapan kau??” yira segeran menghapus air matanya asal menyadari kehadiran jimin “sejak tadi ..” katanya sambil terus menatap lurus kedepan , sejenak keheningan tercipta diantara mereka berdua sampai jimin bertanya “kenapa kau bertahan?” yira menatap jimin bingung seakan mengerti kebingungan yira jimin memperjelas pertanyaanya “kenapa kau tetap bertahan dengan kim taehyung walau kau selalu mendapat perlakukan seperti ini darinya? Aku tau bukan sekali dua kali ia melakukannya padamu, sering iya kan?” dia menghela nafas panjang mendengar pertanyaan jimin sebelum ia menjawabnnya “ada banyak alasan sunbae..” “apa itu?” “pertama, almarhum ibunya sudah menitipkan dia padaku , kedua, ada banyak pertanyaan yang aku simpan dan hanya dapat dijawab oleh dia dan yang ketiga…” “kau mencintainya… iya kan?” jimin memotong perkataan yira, yira terdiam “hmmm aku mencintainya sunbae.. entahlah mungkin aku ini tolol atau idiot,, aku mencintainya.. padahal aku tau jelas jelas ia membenciku.. aku ini bodoh sunbae..” kini yira tidak dapat menahan tangisnya lagi dia menangis menutup mukanya dengan tangan jimin segeran menyenderkan yira ke pundaknya hati jimin berasa ikut merasakan kesedihan yang yira rasakan jimin juga mulai merasa air matanya akan jatuh namun jimin menahannya ya,, jimin laki laki namun dia benar benar tidak tahan jika harus berhadapan dengan seorang wanita yang menangis “aku tau kau pasti bisa melewati ini semua.. aku tau kau seorang wanita yang tegar han yira.. lanjutkan jika kau memang benar benar mencintainya..namun jika kau memang sudah merasakan kesedihan dan penderitaan yang tak bisa kau tahan lagi datanglah kepadaku aku bersedia menjadi pundakmu..” jimin meyakinkan yira.. yira masih hanyut dalam kesedihannya “anggap saja aku ini temanmu atau kakakmu dan mulai saat ini jangan panggil aku dengan sebutan formal lagi sekarang panggil aku oppa araseo??” jimin memberikan jari kelingkingnya pada yira , yira terdiam dan melihat sejenak kearah jimin lalu tersenyum dan menyambut jari kelingking jimin dengan kelingkingnya.
Tanpa mereka sadari kim taehyung menyaksikan mereka berdua dari jauh.. hatinya merasak sangat sakit melihat yira bisa tersenyum karena jimin ia berharap dialah yang menjadi posisi jimin sekarang namun karena sikapnya ia malah berada di posisi sebaliknya walau dia tau yira mencintainya dan dia mencintai yira namun mereka tidak semudah itu bisa bersatu karena taehyung sadar ia akan menyakiti yira pada akhirnya dengan kepergiannya, namun dia juga sadar akan sikapnnya sekarang yang malah menyakiti yira begitu jauh.
=============================================
Taehyung oppa kini sudah kembali ke apartement kami setelah 2 hari menginap dirumah sakit,dia hanya diam tak bicara sedari tadi pulang dan lebih memilih masuk ke kamar lalu tertidur, dengan sikapnnya begini justru aku semakin khawatir padanya takut terjadi apa apa dengannya, aku memutuskan masuk ke kamar melihatnya dia tertidur aku menghampirinya memastikan ia sudah benar benar tidur sehingga aku punya kesempatan untuk melihat wajahnya lebih lama aku mengusap rambut hitamnya namun apa ini?? Rambut ? batinku.. ada apa dengan rambutnya?? Batinku sambil terus menatap segenggam rambut ditanganku, aku segera tersadar saat taehyung membuka matanya dan melihatku didekatnya,aku segera akan menghindar namun tangannya menahan lenganku “camkaman..” aku memejamkan mataku bersiap menerima caciannya namun aku tidak mendengar apapun aku mencoba memberanikan diri melihat wajahnya kulihat dia tengah menatapku lekat “wwae opp ah maksudku sunbae?”tanyaku hati-hati “bisakah kau temani aku tidur disini??”pintanya lemah, apa?? Apa katanya? Aku tidak salah dengar kan?? Aku tidak sedang bermimpi kan?? Oh god.. dia dia.. kim taehyung namja yang paling membenciku menyuruhku menemaninya untuk tidur?? Tentu aku tidak akan menolaknya sungguh demi apapun aku sangat senang,namun sial aku malah menjadi berkeringat dingin begini detang jantungku menjadi sangat tidak beraturan.batinku tanpa basa-basi dia menariku kedalam pelukannya, oh tuhan dengan begini aku bisa merasakan nafasnya yang hangat menderu ujung kepalaku dan suara detak jantungnya benar benar jelas ditelingaku “apa kau tidak nyaman??” tanyanya sambil terpejam “aaani.. waee sunbae?” “detak jantungmu sangat tidak beraturan..”lanjutnya “hehe ini sudah biasa..sunbae.”aku menetralkan diriku sendiri. Aku tidak mendengar suara darinya lagi..kurasa dia sudah benar benar tertidur.
====================================================================
Pagi ini Taehyung bangun lebih awal dari yira,dia lebih memilih menyiapkan sarapan untuknya dan yira,entah kenapa dia merasa moodnya menjadi lebih baik saat dia bersikap lembut dan baik kepada yira dibandingkan saat bersikap kasar hatinya selalu sakit dan gelisah dan menyesal itu semua menjadi satu hingga membuat taehyung menjadi tak karuan,entah sampai kapan dia akan bersikap lembut seperti sekarang akankah sementara atau sampai seterusnya sampai penyakitnya lambat laun menarik rohnya keluar,kemarin saja yira mendapati rambut taehyung yang mulai rontok.
“taehyung oppa!!!!!!!! Andawae.. taehyung!! Oppa .. kajima..kajima.. KAJIMA!!!...” yira terbangun dari mimpi buruknya nafasnya tak beraturan…
“mimpi itu..seolah memberiku sebuah peringatan..ada apa sebenarnya”batin yira tiba tiba dia teringat sosok taehyung dia segera berlari mencari taehyung, hatinya lega saat mendapati taehyung sedang memasak di dapur.. “eh?? Apa? Dia memasak?? Tidak biasanya”batin yira , taehyung sedikit kaget melihat yira tiba-tiba ada dibelakangnya namun kemudian dia tersenyum
“Kau sudah bangun eoh?? Duduklah sebentar lagi masakanku matang”kata taehyung sambil membolak balik omelet buatannya, yira hanya melongo tak percaya dengan perkataan taehyung, dia mengira sikap taehyung kemarin tidak akan berlanjut sampai pagi ini, “Kenapa kau melamun?? Kau tidak mau sarapan buatanku ya? Tenang saja aku tidak akan meracunimu!”katanya tergelak “aaani sunbae ,, umm baiklah .” yira duduk dengan sedikit ragu menunggun masakan taehyung
“cha.. selesai…!!”taehyung meletakan 2 piring omelet buatannya dimeja makan “makanlah..!!” kata taehyung sambil tersenyum.mereka berdua pun menikmati sarapannya.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yira kini telah siap untuk pergi ke sekolah,dia sedikit merapikan dirinya didepan cermin dan segera keluar apartementnya namun tangannya ditahan oleh taehyung “berangkatlah bersama denganku..”katanya dengan tatapan memohon “ttapi sunbae…”kata yira tergagap dengan tatapan tak percaya entahlah pagi ini yira merasa hal hal tak terduga datang padanya “apakah,, kau sudah ada janji dengan pria lain untuk berangkat bersamamu??”Tanya taehyung kecewa “TENTU SAJA TIDAK OPPA !!”dengan cepat yira membantah “aku tidak punya namjachingu..”lanjutnya sambil tertunduk malu “hanya kau lah kim taehyung, pria satu satunya dihatiku..”batin yira , seakan bisa membaca apa yang difikirkan yira, taehyung pun tersenyum puas dia segera memakai jaketnya dan mengangkat dagu yira.. “kenapa menunduk??” tanyanya sambil menatap mata yira dalam membuat yira meleleh seketika ditatap seperti itu oleh taehyung, yira hanya terdiam ditempat hanyut dalam tatapan taehyung tanpa ia sadari wajah taehyung dan wajahnya semakin mendekat hingga tidak ada jarak diantara mereka. Yira menutup matanya saat merasakan bibir taehyung menempel pada bibirnya,jantung yira serasa ingin meledak, untuk beberapa saat mereka hanya diam menempelkan bibirnya masing masing,namun taehyung segera melumat lembut bibir apel yira “manis”batin taehyung entah ini efek liptick yang yira pakai atau memang rasa itu datang dari perasaanku sendiri mereka semakin terhanyut dalam ciuman manis dipagi ini.. taehyung menarik tekuk yira memperdalam ciumannya namun masih tetap lembut dan manis bagi yira .. “ini yang aku harapkan akhirnya semuanya terkabul ciuman pertamaku diambil oleh orang yang aku cintai”batin yira, yira tersenyum dalam ciumannya tak terasa air matanya terjatuh,taehyung langsung melepaskan tautan antara mereka merasakan yira menangis,bukan menangis sedih namun tangis haru yang keluar,taehyung langsung memeluk yira “mianhae..”ucap taehyung hampir tak terdengar. “sunbae kita hampir telat..”kata yira masih dalam pelukan taehyung.. “kau benar..tapi aku sudah nyaman seperti ini.”taehyung memejamkan matanya masih memeluk yira.. “kau benar tapi aku ada ulangan sekarang” kata yira dengan raut kecewa “mata pelajaran siapa?”Tanya taehyung masih enggan melepaskan pelukannya “Bang songsaengnim..” “aishh pelajaran guru menyebalkan itu..”umpat taehyung “baiklah ayo kita berangkat..”kata taehyung melepaskan pelukannya dan langsung meraih tangan yira menuju motor taehyung.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Taehyung menghentikan motornya,semua orang melihat taehyung tak percaya., bagaimana tidak taehyung membonceng seseorang yang sangat dibencinya saat ini.. ya.. -_- ‘HAN YIRA’ taehyung hanya acuh dengan tatapan disekitarnya sedangkan yira merasa sangat bingung dengan dirinya saat ini.. ditengah kebingungannya itu taehyung langsung menggenggam tangan yira dan berjalan menuju gedung sekolah yira hanya menatap taehyung tak percaya “lihatlah kedepan  kau bisa jatuh jika terus melihat wajah tampanku ini…”kata taehyung masih terus berjalan tanpa melihat yira,wajah yira langsung memerah mendengar itu,taehyung yang melihatnya tersenyum puas “oh tuhan wajahnya sangat menggemaskan jika seperti itu, aku bisa gila jika seperti ini,lihat bibir merahnya.aish.. ingin sekali aku menciumnya sekarang didepan umum arghh han yira aku mulai gila karenamu.”batin taehyung “sunbae terima kasih sudah mengantarku, sekarang aku masuk ke kelas,sebaiknya kau juga masuk sebentar lagi bel berbunyi” ya taehyung mengantar yira sampai depan kelasnya “kau masih memanggilku sunbae??” taehyung mempoutkan bibirnya “bukankah kau tidak suka jika aku memanggilmu oppa?” yira menunduk takut , taehyung sedikit kecewa mengingat sikapnya dulu kepada yira “lupakan itu.. sekarang panggil aku oppa ne?”pinta taehyung yira hanya mengangguk malu , lalu taehyung pun pergi menuju kelasnya diatas. Yira pun segera menuju bangkunya namun ia sadar bahwa seisi kelas terus memperhatikannya sampai ia duduk dikursinya ia masih saja menjadi pusat perhatian sekelas yira sedikit risih ia pun menanyakan kepada sahabatnya. “yak yoojin ada apa dengan mereka? Kenapa mereka terus menatapku seperti itu??” “yak si bodoh ini..!! bagaimana tidak?? Mereka tau kau wanita yang paling dibenci kim taehyung dan sekarang dengan mata kepala mereka sendiri mereka melihat kau berangkat sekolah bersama dia bahkan kau bergenggaman tangan dengannya tentu saja kau menjadi pusat perhatian.” Kata yoojin sambil menjitak yira “auwhh eyy kurasa mereka berlebihan..” kata yira lagi “terserah kau saja,, lah dasar si bodoh..” kata yoojin kembali menekuni bukunya”
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
#Breaktime
“hey hey hey.. lihat..dia datang” kata jhope melihat kedatangan taehyung
“what’s up.. broo” kata namjoon menepak pundak taehyung yang hanya dibalas senyuman taehyung
“bagaimana kau sudah sehat hyung??”Tanya jungkook sambil menyeruput juice nya
“hey hey dengar ini “kim taehyung berpacaran dengan wanita yang dibencinya” oh man.. kau.. hahahaha chukkae..” kata suga menepuk nepuk pipi taehyung, “akhirnya kau sadar juga taehyung..” kata jimin tersenyum “aigoo kalian salah faham,, ini bisa aku jelaskan..!!” kata taehyung malu-malu. “sudahlah … benarkan apa yang aku bilang jangan terlalu membencinya..”kata jin “hey hey jangan jangan kau dan dia semalam..ahh untung aku tidak keburu menyentuhnya”jimin berbisik sambil menggoda taehyung “ish.. dasar kau si pendek mesum.. bisakah kau..aish..”taehyung mengumpat jimin yang terus berfikiran yang tidak-tidak tentang dirinya dan yira. Semuanya tertawa melihat jimin langsung ciut mendengar perkataan pedas taehyung.. namun tak lama kemudian wajah taehyung terlihat memucat tangannya mengepal kuat menahan sakit… “hyung .. kau baik baik saja…wajahmu pucat sekali..”jungkook yang menyadari itu langsung bertanya “aku baik baik saja..aku ke kamar mandi sebentar…”taehyung mencoba tersenyum dan pergi ke kamar mandi.
Taehyung melihat bayangan dirinya yang menyedihkan dalam kaca kamar mandi rambut hitam kecoklatannya kini mulai menipis matanya yg bening kini mulai menguning.. bibirnya yang pucat, dia memutuskan untuk pergi menuju tempat daehyun sekarang.


Apa yang terjadi dengan taehyung??